Tampilkan postingan dengan label Penerbit Haru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbit Haru. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Agustus 2020

Kumpulan Puisi I See You Like A Flower - Review


 

BLURB

Bunga liar 

Harus dilihat dengan seksama 

maka ia terlihat cantik.

Harus dilihat cukup lama

maka ia terlihat menarik.

Begitu pula dengan dirimu.


Buku ini, merupakan karya sastra berbentuk kumpulan puisi. Penulisnya merupakan penyair kelahiran Korea Selatan,   Na Tae Joo,  yang juga karya-karyanya sudah sering diangkat dalam beberapa judul drama korea salah satunya Encounter.

Sebelum membaca puisi Na Tae Joo, aku belum pernah melihat karyanya maupun menonton drama yang menyisipkan karya-karya beliau. Tanpa berlama-lama aku memutuskan untuk membaca karyanya ini, yang sudah dalam bentuk terjemahan diterbitkan oleh Penerbit Haru. Di akun instagramnya Penerbit Haru, cukup kencang hype antusias pembaca menantikan buku ini. Katanya sih sudah sering dibaca di Korea sana dan banyak public figure Korea yang menyukainya. Tentu aku berpikir puisi-puisi di dalamnya pastilah sangat bagus hingga seantusias itu dinantikan oleh pembaca.

Jadi, aku yang notabenenya jarang sekali membaca puisi berharap bisa menginterpretasikan isi karya-karya puisi di I See You Like a Flower. Aku ingin terlebih dahulu mengomentari sampulnya. Jenis sampul yang sederhana, soft, dan simpel termasuk dalam sampul favoritku. Selain mewakili puisi-puisi di dalamnya yang sarat akan kelembutan, cinta kasih dan kerinduan, buku ini bisa dibawa-bawa baik laki-laki atau perempuan karena sampulnya yang sederhana dan tidak mencolok. Terkadang beberapa jenis sampul agak 'mendiskriminasi' karena terlalu feminim dengan ilustrasi yang terkesan norak. Namun tidak untuk sampul ini, yang cenderung universal dan bisa dibawa saat baca di luar ruangan.

Puisi-puisi di dalam buku ini ada banyak, dibagi menjadi tiga bagian, semua puisi di dalamnya mengusung tema jatuh cinta, romansa, kerinduan dan cinta kasih. Panjang baitnya pun bervariasi, mulai dari puisi yang panjang sampai pendek 4-5 baris ada di dalamnya. Buku ini makin terlihat artistik saat diselingi beberapa ilustrasi floral seperti bunga sampai keindahan sosok wanita. 

Diantara keseluruhan puisi di dalam buku ini, ada tiga puisi favoritku, yaitu Hari Ini Kau Berada di Tempat yang Jauh, Gugurnya Bunga Magnolia dan Bunga Liar-1.

Hari Ini Kau Berada di Tempat yang Jauh adalah puisi yang menceritakan kerinduan penulis terhadap seseorang yang jauh darinya, yang menimbulkan kerinduan yang mendalam kepada orang yang dicintainya sehingga muncul rasa cemas juga khawatir. Namun puisi mengajak pembaca untuk menerima kerinduan itu seolah ingin memeluknya hingga tak perlu lagi ada rasa ragu dan cemas. 

Gugurnya Bunga Magnolia menceritakan betapa sulitnya untuk melepaskan seseorang yang kita cintai. Penulis menggambarkan sosok yang dicintainya itu sebagai bunga, ia memimpikan agar semua itu tidak tampak terlalu mengerikan namun sebuah paradoks bahwa perpisahan makin terasa menyakitkan setiap kali ingatan itu muncul kembali. Penulis menyampaikan perasaan sakit itu dengan baik melaui tiap baitnya.

Sementara Bunga Liar-1, adalah puisi pendek dengan baris sedikit sekaligus aku cintai dari buku ini. Kamu bisa membacanya di blurb di halaman belakang buku, walaupun sederhana namun pesan yang ingin disampaikan penulis sungguh menghangatkan hati.

Sejauh ini, aku menyukai bagaimana penulis menyampaikan rasa cinta dan kerinduan dengan puisi yang indah juga menentramkan. Membacanya mengingatkanku pada kebiasaanku saat SMA dulu yang senang menulis puisi cinta-cintaan. Meski tak sejago Na Tae Joo, puisi ini mengingatkanku pada perasaan cinta yang menggebu-gebu saat di bangku sekolah. Namun aku sudah dewasa, perasaan berbunga-bunga seperti itu sudah lama sekali lewat. Aku memandang cinta sebagai sesuatu yang krtis dan rasional bukan lagi gelora hasrat yang meledak-ledak saat pertama kali menemukan cinta pertama.

Aku belum menemukan kekhasan apa yang membuat kumpulan puisi ini begitu digandrungi semua orang khususnya di Korea, menurutku (yang tidak begitu paham dunia syair menyair), puisi-puisi ini tidak menimbulkan bekas dan kesan yang 'wah'. Tapi bila kamu mencari bacaan ringan dan habis sekali baca, yang menyukai prosa dan kata-kata indah, buku ini wajib dibaca. 

Judul : I See You Like A Flower

Penulis :Na Tae Joo

Penerbit : Haru

Terbit : 2020

Tebal : 164 hlm


Hari ini Kau Berada di tempat yang jauh

Setiap hari setiap menelpon

Bertanya dan bertanya kembali

dimana, sedang apa

sedang bersama siapa, apa ada sesuatu yang terjadi

Apakah makan dengan baik dan tidur dengan nyenyak

 

Ketika bangun pada pagi hari

Melihat matahari bersinar menyilaukan

Sepertinya sepanjang malam tidak ada sesuatu yang terjadi

Hari ini pun kau berada di tempat yang jauh

Kini seluruh bumi adalah tubuh dan hatimu

 

Gugurnya Bunga Magnolia

Di hari kau meninggalkanku

Aku harap bunga menkar

Aku harap itu musim semi

Dimana bunga magnolia mekar

Diantara bunga-bunga

Seolah mneunjukkan cahaya

Bunga putih di atas langit dan bumi.

 

Di hari kau meninggalkanku

Aku harap aku tidak mennangis

Aku harap bisa melepasmu

Dengan hati ringan sambil melamaikan tangan

Sambil mengucapkan salam perpisahan

Layaknya kepada orang yang pergi berlibur sehari.

 

Meskipun begitu

Di dalam hatiku ada bunga

Yang layu tanpa kau tahu

Bunga magnolia putih

Gugur ke atas tanah sambil menahan tangis

 

Selasa, 30 April 2019

[Blog Tour] Giselle - Akiyoshi Rikako | Review + Giveaway Winner ANNOUNCEMENT

Judul: Giselle
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Penerbit Haru
Penerjemah: Clara Canceriana
Pemeriksa Bahasa: Andry Setiawan
Penyunting: Prisca Primasari
Penyelaras Aksara: Titish A.K.
Desainer Sampul: Pola
Penata Sampul: @teguhra
Tebal: 400 halaman
Terbit: Cetakan pertama, Maret 2019

BLURB:
Lima belas tahun yang lalu, prima balerina Himemiya Mayumi tak sengaja menusuk dirinya sendiri hingga mati dalam usahanya menyerang Kurebayashi Reina, saat balet "Giselle" ditampilkan. "Giselle" pun menjadi judul terlarang dalam Tokyo Grand Ballet.

Lima belas tahun kemudian, sebagai perayaan ulang tahun Tokyo Grand Ballet, "Giselle" diputuskan untuk ditampilkan kembali.

Akan tetapi, saat mereka mulai mempersiapkan pertunjukan, arwah Mayumi mulai muncul. Berbagai kecelakaan dan kejadian nahas pun terjadi beruntun.

Sebenarnya mengapa arwah Mayumi kembali? Apa yang sebenarnya terjadi lima belas tahun silam?

Jumat, 10 Februari 2017

[UNBOXING] Tantangan Membaca Haru 2016



Hallo pembaca! Periode Tantangan Membaca 2016 sudah berlalu. Di tahun itu aku pertama kalinya mengikuti tantangan membaca di luar Goodreads. Semula aku hanya mengikuti RC dari Goodreads. Tapi aku membeanikan diri mengambil tantangan lain, salah satunya Tantangan Membaca Haru. Untuk mengetahui apa itu Tantangan Membaca Haru silakan baca postingan yang sudah kubuat sebelumnya.

Setelah di total aku mendaftarkan diri untuk mengikuti 5 tantangan baca. Tapi hanya tiga saja yang  tuntas sampai akhir. Sisanya aku sekadar mendaftar saja karena menghargai host nya yang juga teman sesama anggota BBI. Aku jadi mengerti ternyata menjadi host untuk tantangan baca itu nggak mudah. Kesibukan dan masalah tidak terduga kerap jadi kendala. Tapi itu masalah pribadi masing-masing. Kalau aturan main sudah ditetapkan mestinya penyelenggara bisa profesional meng-handle event-nya. 

Senin, 30 Januari 2017

[Wishlist] Angpao Buku Di Tahun Ayam


Ni Hao, Goodreaders!

Masih dalam suasana tahun baru imlek yang dingin-dingin gerimis ini, masih ada tradisi bagi angpao. Lucunya aku belum pernah dapat angpao satu kali pun kalau itu untuk imlek-an. Paling dapat saat hari raya lebaran itu pun saat masih agak kecil. Setelah besar-SMA dan kuliah hampir nggak dapat angpao atau thr lagi. Huhuhu. T,T

Selasa, 10 Januari 2017

[Wrap Up] Tantangan Membaca Haru


Hallo, ini adalah wrap up terakhir yang ku buat dari semua tantangan baca yang kuikuti. Aku yang baru mulai membuat blog ini aktif tentang perbukuan genap satu tahun, menantang diriku sendiri untuk ikutan tantangan membaca. Padahal selama ini aku belum kenal apa itu Tantangan Membaca dan mengapa harus ikutan yang seperti ini. 

Tantangan Membaca Haru 2016 sudah yang kedua kalinya diadakan lho. Tingkatannya pun sama, hampir tidak ada aturan yang berubah. Alasan aku mengikuti tantangan ini karena di bulan Februari lalu aku lagi demam baca novel grafis. Adikku yang juga suka dengan komik Simple Thinking About Blood Type membuat aku berpikir apa sebaiknya buku-buku itu aku ikutkan saja dalam tantangan baca Haru saja. Toh juga untuk membabat timbunan agar tidak terlalu menumpuk, okeh dimulailah perjalananku dalam misi kali ini :D

Kamis, 05 Januari 2017

[Review] Puzzle Of Lies



Puzzle Of Lies
Penulis : Kim Eun Jeong
Penerbit : Haru
Terbit : Januari 2016
Tebal : 580 halaman
Rating : 4/5

Sinopsis :
 
Namaku Jo Yun Geon, seorang pengacara.
Beberapa hari yang lalu, Mi Hyang, temanku saat kuliah, tiba-tiba menelepon ke kantor biro hukum tempatku bekerja. Dia adalah seorang hakim dan hubungan kami sedikit rumit.
 
“Aku ingin kau menjadi wali,” kata Min Hyang. 

“Namanya Dan Tae, anak laki-laki, usia sembilan tahun.”

Sialnya, aku tidak bisa menolak saat tiba-tiba anak laki-laki itu datang ke apartemenku dan harus tinggal denganku
.
Selesailah sudah kehidupan single-ku yang bebas.

Jo Yun Geon adalah pengacara yang memiliki spesialisasi mengurusi harta warisan. Ia sudah terbiasa dengan klien yang memiliki tingkah beragam. Tapi baru petama ia bertemu dengan klien yang sangat ingin melindungi harta kekayaannya dari keluarganya. Suatu hari Jo Yun Geon mendapat klien pria pemilik perusahaan besar peminjaman uang. Asetnya sangat banyak, properti dan gedungnya tersebar di seluruh Korea tapi ia tidak ingin memberikan satu pun kekayaannya ketika ia mati nanti kepada anak-anaknya.

Sabtu, 31 Desember 2016

Resensi – MY NAME IS KIM SAM SOON

Judul Buku : My Name is Kim Sam Soon
Penulis : Ji Su-Hyun
Penerbit : Penerbit Haru
Tebal : 384 Halaman
Tahun Terbit: 2012
4/5 stars

[Review] Bonus Track

Judul Buku : Bonus Track
Penulis : Osamu Koshigaya
Penerbit : Penerbit Haru
Tebal : 380 Halaman
Tahun Terbit: 2014
  Rating: 3/5

Kusano Tetsuya selalu pulang paling akhir dari pegawai di restoran Hamburger tempat ia bekerja. Ditengah perasaan penat, lelah menghadapi karyawan juniornya dan tuntutan pekerjaan lainnya. Saat sedang dalam perjalanan pulang, ia menjadi saksi dari korban tabrak-lari. Ditengah hujan yang mengguyurnya malam itu
Kusano mencoba memberikan napas buatan untuk bocah yang menjadi korban malam itu. Tapi nahas sang bocah sudah dinyatakan meninggal.

Setelahnya Kusano harus menjadi memberikan keterangan kepada kepolisian. Lengkap sudah habis tenaganya di hari itu. Ia menyerahkan kasusnya kepada kepolisian dan pulang.

Ryota, dia adalah bocah yang jadi korban tabrak-lari itu. Setelah kejadian yang berlangsung begitu cepat, arwahnya keluar dari tubuhnya. Ia tidak bisa pergi kemana pun dan tidak juga bisa pulang ke rumahnya. Yang ia lihat saat itu adalah Kusano yang menyelamatkannya. Ia pun mengikuti Kusano hingga ke rumah. Ryota sadar bahwa pria yang mencoba menyelamatkannya itu bisa melihat wujud arwahnya.

Kusano terbangun dengan kondisi demam akibat kehujanan. Ia beranggapan bahwa demamnya membuat ia berhalusinasi melihat arwah seorang bocah dihadapannya. Ryota meyakinkan bahwa dirinya memang arwah. Ia tidak bisa kembali atau pergi kemanapun. Hanya Kusano lah yang bisa ia ajak bicara. Lalu pertemanan mereka berlangsung seketika itu juga.

***

Satu lagi novel J-lit terbitan Haru yang mengangkat tema yang terbilang unik, hubungan manusia-arwah. Ceritanya kuakui sangat monoton. Berisi hal-hal yang terjadi setelah kematian Ryota yang berlanjut pertemanan. Osamu Koshigaya tidak memberikan konflik yang 'wah' untuk novel ini. Bisa dibilang hanya berisi keseharian kebersamaan Kusano dan Ryota di restoran dan di rumah.

Kusano diceritakan hidup ditengah lingkungan dan pekerjaan yang membosankan, monoton, hal itulah yang membuat buku ini pun terasa data seperti kehidupannya.

Ryota, walaupun statusnya sebagai arwah yang bergentayangan ia tidak menyeramkan sama sekali. Ryota menurutku membuat hidup Kusano lebih meriah. Suasana jadi tidak terlalu menyuramkan jika ada dirinya. Ryota juga sempat menasihati Kusano agar hidupnya tidak terlalu monoton dan tidak perlu bekerja terlalu keras. Hal yang menjadi masalah dalam hidup orang dewasa yang dilihat dari mata seorang bocah.

Alur dibuku ini cukup lambat, tidak ada konflik berarti dan kurangnya twist pada novel ini. Tapi dengan adanya hal itu kita dapat melihat interaksi Kusano dan Ryota lebih dalam. Kusano yang menemami Ryota ke pemakaman, menelusuri pelaku tabrak lari itu atau sekadar bermain game bersama.

Membaca buku ini setidaknya akan membuat ingat bahwa diluar sana ada orang-orang yang peduli dan menghargai keberadaanmu. Kau hidup bukan untuk dirimu sendiri, sudah sepantasnya kamu selalu meninggalkan kesan baik dan menyenangkan untuk orang-orang disekitarmu. :)

Jumat, 30 Desember 2016

[Review] The Last 2% by Kim Rang


Judul: The Last 2% (edisi 2016)
Penulis: Kim Rang
Ukuran: 14x20 cm
Tebal: 400 halaman
Genre: romance, drama
Terbit: Juli 2016
Rating: 4.5 /5

[Review] Cafe Waiting Love



Cafe Waiting Love
Penulis: Giddens Ko
Penerjemah: Arumdyah Tyasayu
Cover designer: Bambang 'Bambi' Gunawan
Penerbit: Haru
ISBN: 978-602-7742-70-3
Cetakan pertama, Januari 2016
404 halaman
Rating: 4/5

“‘…ada beberapa hal yang walau sampai sepuluh rubu tahun pun tidak akan berubah… Selamanya aku akan menunggumu untuk menjadi mempelai wanitaku.'”

Setiap orang punya penantian dalam hidupnya, entah itu menunggu seseorang, menunggu cinta atau menunggu pembawa pesan dari yang terdahulu.

Kamis, 29 Desember 2016

[Review] You are My Moon by Rompaeng



Judul buku: You Are My Moon
Penulis: Rompaeng
Penerjemah: Suchada Ung-Amporn, Wisnu Wardhana
Penyunting: K.P Januwarsi
Design cover: Dedy Andrianto
Penerbit: Haru
ISBN: 978-602-7742-81-9
Cetakan pertama, September 2016
296 halaman



Hingga kini Darika belum menikah. Ia adalah gadis yang cerdas dan sangat berhemat. Keluarganya yang miskin menanamkan nilai kesederhanaan dalam dirinya. Kakeknya percaya Darika akan selalu menerima hal hal baik. Masa kecilnya tidaklah semenyenangkan anak-anak kebanyakan. Keluarga Darika termasuk kalangan miskin. Ia hidup bersama ibu dan Kakeknya penjaga kuil. Ayahnya bercerai dengan ibunya lalu menikah lagi. Ibunya menyebut sang ayah sebagai tukang selingkuh. Pengalaman ibunya itu menghantui Darika untuk tidak berhubungan dengan lelaki manapun.

Darika dan keluarganya tinggal disebuah rumah di tengah pemakaman. rumahnya dibangun dari peti mati yang sudah tidak terpakai. Teman-teman Ejekan teman-temannya sudah jadi makanan sehari-harinya. Tapi toh hal itu tidak menjadi pengahalang hidupnya, ia berhasil mendapatkan beasiswa dan lanjut ke universitas. Yang terpenting baginya adalah semiskin apa pun keluarganya tidak boleh ada satu orang pun yang merendahkan keluarganya.

Suatu ketika Darika dimintai untuk menjaga kamar di sebuah kondominium mewah milik temannya. Ia tidak tahu bahwa seorang anak  petinggi besar Departement store Media Grup tinggal disebelah kamarnya. Setelah pertemuannya dengan pria itu hidup Darika benar-benar berubah.


Pada suatu malam selepas Juntharakan menghadiri perayaan hari jadi departement store Media Grup, ia diracuni oleh seseorang hingga membuat dirinya tidak sadarkan diri. Untungnya ada Darika yang pada saat itu sedang berjalan menuju kamarnya. Darika menyelamatkan Juntharakan, hal itu membuat Juntharakan mengangkat gadis itu sebagai sekretaris pribadinya sekaligus bodyguard pelindung dari orang jahat yang sedang mengikutinya. Terutama dari wanita penggangu seperti Pitchaya.

Darika adalah gadis yang cerdas, ia tahu menerima pekerjaan dari Juntharakan akan mengubah nasibnya. Tapi yang jadi kekhawatiran Darika untuk menerima tawaran itu adalah ketika ia tidak lagi bekerja untuk Juntharakan. Ia tidak bisa mengendalikan ketertarikannya pada pria itu. Semakin sering ia bertemu Juntharakan, maka akan semakin sulit baginya nanti untuk melupakan Juntharakan pada akhirnya.

Darika mampu menunjukkan hasil pekerjaan yang baik sebagai seorang sekretaris. Selain itu ia sangat menarik karena dibandingkan yang lain Darika paling  menghargai uang dan menghindari pemborosan. Tapi posisi Darika saat ini tidak benar-benar aman. Ada seseorang yang berusaha menyingkirkannya. Orang yang sangat busuk hingga memanggil detektif untuk mencari tahu kelemahan Darika. Di saat seperti itu Darika juga merasakan rasa cintanya pada Juntharakan tidak tertahankan. Apakah perasaannya ini akan berbalas atau tidak? Apakah Juntharakan hanya menganggapnya sebagai karyawan saja dan percaya pada kata orang tentang dirinya yang sebenernya?

***

Akhirnya, aku berhasil melenyapkan rasa penasaran terhadap buku ini. You are My Moon adalah novel terjemahan asal Filipina yang pertama diterjemahkan oleh Haru. Mengambil latar kota Bangkok yang padat, penulis mengangkat kisah dua karakter yang beda kasta miskin dan kaya.

Menarik, kisah si gadis yang hidup dalam keterbatasan berhasil melampaui masa-masa sulit. Dihina, dianggap rendah ditambah dengan gosip-gosip orang sekitar tentang ayahnya yang menikah lagi tanpa peduli dengan mereka. Dibandingkan Darika kehidupan Juntharakan jauh lebih beruntung. Ia hidup dengan keluarga lengkap yang sangat menyayangi dan menghidupinya hingga sukses seperti saat ini. Tapi dibagian kehidupan Juntharakan, penulis membuat semua terasa sempurna dan jauh dari konflik. Sesuatu yang sangat tidak adil bukan?

Kalau kamu berharap akan ada konflik yang 'Wow' dalam novel ini, kamu tidak akan menemukannya. Buku ini punya alur cerita maju dan cukup lambat. Konfliknya pun tidak terlalu berarti. Agak disayangkan padahal aku berharap cerita Darika dan Juntharakan tidak hanya sebatas itu saja.

Novel ini termasuk dalam genre chick-lit yang tidak fokus pada konfliknya tapi pada proses menuju akhir ceritanya. Tentu yang akan

[Review] 100 Quotes Simple Thinking About Blood Type


Judul : Simple Thinking About Blood Type 100 Quotes
Penulis: Park Dong Sun
Tebal: 140 hlm
Penerbit: Haru
Terbit: 2016
Rating: 5/5

Saya selalu suka dengan buku-buku yang memuat informasi tentang karakter para golongan darah. Saya jadi tahu bahwa setiap orang terlahir unik karena tidak lepas dari golongan darah dan gen yang mereka bawa sejak lahir. Lingkungan tempat mereka dibesarkan kadang menyembunyikan hal-hal unik dari empat golongan darah ini.

Buku ini tidak terlalu tebal hanya 140 halaman. isinya pun tidak banyak memuat cerita keseharian 4 gol dar ini. Lebih pada kumpulan kutipan yang sudah ada pada 3 buki buku sebelumnya.


Ada kumpulan quotes yang berisi fakta-fakta tentang sifat para golongan darah.

Golongan darah A terkenal dengan sifatnya yang perhatian. Perhatian dengan orang-orang disekitarnya, rasa ingin tahunya juga kuat. Dibandingkan tiga golongan lain, ia yang paling punya jiwa pemimpin dan sikap ini didukung dengan fakta bahwa tipe A sangat perfeksionis untuk urusan pekerjaan. Dan satu hal yang juga terdapat dalam diri si A, mereka sangat berhati-hati dalam membuka perasaannya pada orang lain. Karena tipe A menghindari sakit hati saat mencintai.

Golongan B justru kebalikan dari A. Seperti lawan, golongan B sangat bersebrangan dan jika dipertemukan sering menghasilkan cekcok karena tipe B cenderung tidak ingin diatur, bebas dan semaunya sendiri. B jika dari luar ia sangat cuek, pemalas dan apatis terhadap lingkungannya. Tapi jika sudah berpikiran terhadap apa yang ia inginkan, tipe B sangat pekerja keras dan fokus pada tujuannya. Hal i ini bisa jadi keuntungan atau kekurangan dari tipe golongan darah B.

Tipe O dikenal periang, mudah bergaul dan berorientasi pada tujuannya. Walaupun tidak setiap saat, tapi sebagian besar mereka seperti itu. Ketika jatuh cinta, tipe O akan lebih agresif mendekati pasangannya. Ia selalu mencari tahu apa yang disenanginya dan tahu bagaimana membuat pasangannya nyaman.

Tipe AB, ia memiliki gabungan perpaduan golongan darah A dan B. Jalan pikirannya rumit, dikenal sombong dan tidak bisa diduga. Karena kerumitannya ia dikenal misterius oleh orang sekitarnya.

Yang aku sukai dari buku ini adalah Park Dong Sun tidak kehilangan kelucuan para karakternya. Visualnya tetap manis dan hand lettering sangat cantik. Buku full color ini sangat layak untuk di koleksi dan menantang untuk dibaca 'apakah benar karakter kita seperti itu?'. Ukuran buku ini sangat kecil, bisa masuk kantong dan dibawa kemana saja. Bagi yang sudah mengikuti semua buku Simple Thinking about Blood Type 1-3 jangan rabu untuk memiliki buku ini juga.

Rabu, 28 Desember 2016

Top 4 K-Iyagi Books I Read in 2016 | New Year Count Down Day 6


Annyeong haseyo. Sekarang kita masuk New Year Count Down Day 6! Tidak terasa tinggal empat hari lagi tahun berganti. Sedang sibuk apa kalian? Kalau kalian tanya aku, sekarang aku sedang simalakama. Aku berada di dua dunia. Aku dengan Haru Reading Challenge yang sedang kuikuti dan pekan UAS yang sudah di depan mata. Menjelang akhir tahun aku disibukkan dengan kegiatan dan deadline pengumpulan tugas. Aku jadi sadar ternyata banyak waktu luang yang terbuang percuma di tahun ini. Bahkan target bacaanku pun belum menyentuh angka 'aman', Astaga! *Pijit-pijit kening*

Kalian sudah tahu belum tentang Haru Reading Challenge? itu adalah tantangan membaca yang yang diadakan penerbit Haru setiap tahunnya. Buku-buku yang diikutkan dalam challenge ini tentunya adalah terbitan Haru. Kalian bebas memilih buku apa yang ingin dibaca, dari label manapun dan dari tahun berapun. Selama kalian menuliskan resensi dan merekapnya di akhir tahun nanti.

[Review] 4 Ways to Get a Wife by Hyun Go Wun


Penulis : Hyun Go Wun
Penerjemah : Putu Pramania Adnyna
Penerbit : Haru
ISBN : 978-602-7742-20-8
Terbit : Desember 2012
Tebal : 356 halaman
Rate : 4,5 / 5

Senin, 26 Desember 2016

[Review] SIMPLE THINKING ABOUT BLOOD TYPE 1


Judul Buku: Simple Thinking About Blood Type
Pengarang: Park Dong Sun
Penerbit: Haru
Jumlah Halaman: 260 Halaman
Penerjemah: Achie Linda, Penyunting: Nyi Blo, Proofreader: Yuli Yono
Segmen: Semua Umur
Genre: Komik, Novel Grafis

Rating : 5 of 5 stars

Sabtu, 24 Desember 2016

Top 8 Books To Read 2017 | New Year Count Down 2


Salve, pembaca setia The Booch Con's! Balik lagi di postingan New Year Count Down hari kedua. Malam ini aku punya daftar buku masih dari penerbit Haru yang akan kubaca di tahuin depan. Setiap orang pasti punya To Be Read-nya masing masing. Banyak seidkit tergantung si pemilik shelf. APakah dia suka menunda-nunda membaca buku atau tidak.

Belakangan TBR-ku semakin banyak. Semenjak gabung dengan Blogger Buku Indonesia dan Penggemar Novel Fantasi Indonesia  daftar buku yang kutunda merangkak naik. Alhasil tidak hanya TBR yang bertambah tapi wishlist pun membengkak. Kepala seakan mau meledak tiap kali lihat "Aduh, buku baru yang itu sudah terbit! Tapi buku yang di rak banyak yang belum dibaca":( 

Untuk memenuhi rasa tanggung jawabku dan rasa sayangku pada buku yang sudah setia menunggu di rak, aku membuat Top 8 Books To Read 2017. Di postingan sebelumnya aku sudah membuat Top 9 buku-buku dengan cover tercantik dan sudah bisa kamu baca disini. 

Buku-buku yang akan aku baca di tahun depan masih di dominasi buku Haru yang sudah lama terbit. Aku memilih baca buku head shot agar tidak terlalu memberatkan, karena jujur saja resolusiku tahun depan adalah melengkapi series yang sudah kukumpulkan sebelumnya. Yang sudah mengantri dibaca lainnya ada, An Ember In The Ashes-walaupun belum punya aku optimis akan segera membacanya, H.I.V.E, Inkheart series, Maze Runner series, Winter, dan The Bartimaeus Sequence.

 Langsung saja, inilah 8 buku Haru yang akan kubaca di tahun 2017. Let's go!

Review Best Time by Tong Hua



Judul: Best Time
Penulis: Tong Hua
Terjemahan: Jeanni Hidayat
Editor: Selsa Chyntia
Proofreader: Seplia
Designer cover: Alvinxki
Ilustrasi isi: Krendy Putra
Terbit: cetakan pertama, November 2016
Tebal: 464 hlm
Rating: 5/5


Dulu Su Man pernah menyukai seseorang, cowok di masa SMA yang gemar olahraga dan membaca bernama Song Yi.  Su Man mengjarnya mati-matian. Perjuangan cintanya berlanjut ke universitas. Walaupun berbeda jurusan tapi tidak masalah untuknya selama ia masih bersama dengan Song Yi.

Tapi Su Man mulai sadar perjuangan cintanya itu tidak membuahkan hasil. Sebelum ia bisa mengatakan perasaannya ia harus melalui cobaan lainnya dengan kondisi ayahnya yang sakit kala itu. Selama 2 tahun terpuruk datanglah si Cabe Rawit yang mengembalikan keceriaannya. Seiring berjalannya waktu Su Man berhasil bangkit dan sosok Song Yi pun lenyap.

Kini Su Man bekerja di sebuah perbankan, hidupnya cukup baik sekarang tapi ia belum memiliki pasangan. Sementara ibunya tetap ngotot untuk menjodohkan Su Man dengan calon pilihannya. Disanalah Su Man setelah 7 tahun tidak bertemu, ia dipertemukan kembali dengan Song Yi.

Selama 7 tahun terakhir Song Yi melalui masa penitian karir yang tidak mulus. Ia melanjutkan S1 ke Amerika dan di Tiongkok setelahnya. Tapi Song Yi tetap tidak berubah di mata Su Man. Tampan, tinggi aduhai dan bersahabat. Su Man makin mengenal karakter Song Yi setelah Su Man memilih pindah ke perusahaan MG dan bekerja di departemen yang sama dengan pria itu.

^^^

Buku ini bercerita tentang kisah karir seorang wanita bernama Su Man yang rela memalsukan data dirinya agar bisa bekerja di perusahaan yang sama dengan pria yang sudah sejak lama ia sukai. Bayangkan bagaimana 7 tahun telah berlalu rasa suka itu tetap bertahan di hati Su Man? Ia wanita yang kuat, terkadang keras kepala dan gigih dengan apa yang inginkan.

Best Time tidak hanya menyuguhkan kisah cinta yang apik antara karyawan dengan atasan, tapi juga masalah internal sesama karyawan yang terjadi di perusahaan. Menurutku tema ini tidak terasa berat-karena sedikit banyak aku mempelajari keuangan saat sekolah. Gaya penulisannya kuakui agak lambat dan berat, tapi aku senang bisa menamatkan buku ini. Terjemahannya pun bersih, aku tidak melihat ada kesalahan disini.

Buku ini menggunakan POV 1 yaitu Su Man. Ia bukan wanita yang ekspresif, seperti wanita kebanyakan saat ini ia memilih untuk tidak banyak ambil peran di kantor. Ia juga berpura-pura sebagai orang asing saat bersama Li Lu Cheng. Walaupun berada di satu naungan departemen yang sama Su Man dan Song Yi menjaga profesionalitas mereka saat di lingkungan kerja. Patut dicontoh nih, walaupun kita punya perasaan dengan atasan tidak membikin kita terbawa perasaan.

Aku sangat suka dengan obrolan Su Man dan Song Yi via MSN. Di sosmed ini mereka berdua membicarakan banyak hal, mulai dari hobi, buku, dan hal-hal di luar pekerjaan. Mereka itu bagaikan teh manis hangat yang menghangatkan.

Silakan dibaca sendiri bagaimana kelanjutan kisah mereka. Buku yang lumayan tebal ini punya kejutan yang tidak terduga. Tentang hubungan Si Cabe Rawit dengan hilangnya Song Yi, tentang karyawan perusahaan yang diam-diam menghancurkan atasannya dan terungkap atau tidaknya identitas asli Su Man di MG.




Jumat, 23 Desember 2016

Top 9 Most Beautiful Book Covers of 2016 | New Year Count Down



Ni Hao Goodreaders!

Salam hangat untuk kalian semua yang saat ini sedang minggu tenang atau libur bersama keluarga. Senang melihat kalian sedang bersantai dan mampir untuk setia membaca postingan di blogku ini. Dengan lapang hati aku tidak berlibur bersama keluarga di akhir tahun ini. Untuk satu alasan aku tidak akan pernah kembali. Kini blog ini adalah rumahku, semua tulisanku adalah penyelamatku dari jutaan rasa sedih yang kurasa saat tak ada seorang pun disisi. Okay, selama 9 hari kedepan aku akan memposting hal-hal seputar rekap buku dan hal-hal menarik di tahun yang pasti tentang perbukuan di 2016 ini dalam rangkaian yang kusebut New Year Count Down. 

Menurut kalian seberapa penting sih cover suatu buku? Apakah kalian termasuk pembaca yang men-judge buku dari sampulnya? Kalau iya, kalian harus melihat buku-buku yang kupilih ini karena menurutku 9 buku ini punya cover yang cantik dan semuanya buatan designer dalam negeri. Yuk simak, kesembilan primadona buku terbitan Penerbit Haru yang punya cover cantik. Check this out ;)

Selasa, 20 Desember 2016

[Book Review] Holy Mother

Judul: Holy Mother
Penulis: Akiyoshi Rikako
Design Cover: Pola
Penerbit: Penerbit Haru
Cetakan: Pertama, Agustus 2016
Tebal buku: 284 halaman
ISBN: 9786027742963

Memiliki seorang anak adalah anugerah yang sangat diinginkan Honami. Setelah menikah ia tidak juga dikaruniai anak. Berbagai cara usaha medis dilakukannya dengan harapan segera hamil. Tuntutan itu beralasan karena ibu mertuanya pun berulangkali menanyakan kapan ia akan menimang cucu. Karena itulah segala cara Honami lakukan untuk bisa hamil.

Akhirnya pada usia kepala 4 Honami berhasil melahirkan anak perempuan yang manis yang ia namai Kaoru. Sebelum berhasil melahirkan Kaouru, Honami beberapa kali hamil. namun janinnya hanya berhasil bertahan hingga 10 minggu saja. Honami sangat terpukul karena kematian janinnya berulang kali. Ditambah lagi rasa sakit terhadap proses untuk menumbuhkan janin itu sangat berat untuknya.

Makoto, orang-orang menganggapnya memiliki wajah cantik. Ia disukai gadis-gadis di sekolahnya. Tapi setiap kali ada yang menyatakan perasaan padanya Makoto akan menolaknya dengan tegas. Makoto sangat mudah akrab dengan anak kecil. Sehari-hari ia bekerja paruh waktu di Suns Mart dan melatih Kendo pada anak-anak secara suka rela.

Suatu hari seorang anak kecil ditemukan tewas tanpa busana di tepi jembatan. Anak itu sempat terakhir kali ditemukan di Sunsmart lalu ditemukan tidak bernyawa dengan kelamin di potong. Kemudian dalam waktu yang berdekatan seorang bocah lain ditemukan tewas dalam kondisi mayat yang sama dengan bocah sebelumnya.

Kepolisian menurunkan segenap penyidik untuk menemukan siapa pelaku pembunuhan itu. Diduga pelakunya adalah orang yang sama dan bekerja secara rapi. Beberapa orang sudah diduga sebagai tersangka, tapi kepolisian tidak tahu bahwa seseorang telah mengelabui bukti dan menyembunyikan pelaku sebenarnya.

***

Ini adalah buku karya Akiyoshi kedua yang aku baca setelah Girls in The Dark. Holy Mother memiliki premis yang masih sama dengan 2 buku sebelumnya yaitu tentang pembunuhan. Tapi kali ini tidak semembingungkan buku pertama Akiyoshi. Buku ini menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan menggunakan sudut pandang Honami yang dominan.

Ada tiga plot yang digunakan penulis, plot pertama kehidupan Honami dan keluarganya. Saat membaca bagian ini saya dibuat sesak, haru dan sedih dengan usaha Honami untuk memiliki anak. Ia banyak bercerita menggunakan alur mundur ketika masa ia menjalani masa pengobatan kemandulan. Honami yang memiliki masalah dengan tiba falopi pada rahimnya membuat sperma sulit untuk melakukan ovulasi. Disaat Honami sudah senang diberi kesempatan untuk hamil, mendadak diketahui darahnya mudah sekali membeku. Aliran darah tidak lancar membuat janin tidak mendapat asupan nutrisi dari ibu. Ada saat dimana Honami sangat payah namun ia tidak berhenti berharap kelak usaha ini akan membawa hasil. Hingga lahirnya Kaoru membuat Honami punya semangat juang untuk melindungi anaknya. Tidak akan ia biarkan anak itu mengalami apa yang pernah alami dulu.

Plot kedua adalah keseharian Makoto. Ia diceritakan sebagai seorang cowok dengan wajah tampan, pintar dan jago bela diri. Tapi belakangan Makoto disebut memiliki wajah cantik dan punya jiwa feminis. Aku sedikit tidak mengerti dengan sosok sebenarnya Makoto. Tapi penulis menyimpan jawaban tentang Makoto di akhir cerita. Plot antara Makoto dan Honami tidak dijelaskan saling bersinggungan atau tidak. Tapi penulis membuat seolah-olah mereka berkaitan dan berhubungan. Agak aneh dan tidak masuk akal untukku, tapi aku sarankan kalian membacanya sendiri. Karena aku tak tahu bagaimana harus menceritakannya.

Terakhir, plot tentang dua orang detektif yang diminta mewawancarai saksi dan orang-orang yang tinggal disekitar TKP. Menurutku mereka menarik, saat membaca mereka aku dibuat penasaran dengan dugaan kuat yang mengarah pada ayah dari korban pembunuhan pertama. Lalu tiba-tiba mereka berasumsi pada Makoto lalu ternyata mereka menetapkan bukan Makoto pembunuhnya.

Kalau kamu menyukai kisah thriller dan twist yang tidak terduga sempatkanlah untuk membaca buku ini :)

Selasa, 22 November 2016

[Review] Simple Thinking About Blood Type 3



Judul : Simple Thinking About Blood Type 3
Penulis : Park Dong-Sun
Penerbit : Haru
Terbit: Cetakan pertama, Mei 2015
ISBN :  978-602-7742-51-2
Rating:  5/5

Sebelum ini saya sudah membaca buku STAB pertama tinggal yang kedua saja yang belum saya punya. yang pertama sudah saya resensi dan kini akhirnya jadilah yang ketiga. Park Dong-Sun, aku makin jatuh cinta dengan karya-karyamu.

Buku ketiga seri Simple Thinking About Blood Type adalah kelanjutan dari empat makhluk lucu dan menggamaskan A, B, O dan AB. Sebagai sebuah refleksi empat manusia dengan masing karakter berbeda. Buku ini mmebagi kisah mereka menjadi empat bagian.

Bagian 1.

Di bagian pertama kita akan memasuki dunia sehari-hari para golongan darah.Misal saat mereka sedang menerima telpon. Si A Kalau ia dihubungi karena telah melakukan kesalahan ia akan segera meminta maaf. Tata krama bicara A juga lembut dan sopan. Jika dibandingkan dengan si B, dia itu ...

O, kalau membuat janji dengan seseorang dia akan menelpon untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Si O ini sering bereaksi berlebihan, maka hati-hati saat bicara atau membuat janji dengan si O. Ia tidak akan melupakannya. Sedangkan AB, ia to the point tiap bicara di telpon. Ia bisa merasakan hal ganjil pada lawan bicaranya. Hal lucu lainnya juga terjadi saat mereka diberikan tugas untuk membangunkan orang yang sedang tidur. 

Bagian 2

Di bagian kadua adalah waktunya kembali mengenang masa sekolah. Latarnya ada di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Di bagian episode pertama saya sudah dibikin ngakak dengan aksi si O yang mengejar bus sekolah. Sementara si A malah memperhitungkan kecepatan bus itu, yang menurut AB yang cenderung humanis dan sok tahu menyangkal pemikiran A. Tapi begitulah AB, pendapat dan jalan pikirannya sulit ditebak.

Bagian 3

Di bagian ketiga ini cocok dengan kehidupan orang dewasa. Pengemasan cerita berfokus pada karyawan dengan masing-masing golongan darahnya. Kita akan makin menganal bahwa goldar A berusaha menghindari konflik internal antar karyawan. Ia melakukan pekerjaan yang memang jadi jatahnya dan tidak ingin semua berjalan harmonis.Sebagai bos si A akan lebih respek dan menaruh kepercayaan pada mereka yang sopan dan taat aturan. Goldar B terang-terangan digambarkan sebagai karyawan yang individualis. Ia tidak ingin melibatkan hubungan yang lebih dalam dengan karyawan lainnya. B ini memang idealis dan ingin diapresiasi atas idenya, hal ini membuat ia tampak egois.Untuk si O dan AB silakan baca sendiri, dijamin akan menambah wawasan dan dihibur dengan empat goldar ini.




Bagian 4

Terakhir, bagia keempat bercerita tentang kehidupan dan percintaan. Disini akan ada kehidupan keluarga yang masing-masing penghuninya berbeda tipe goldar. Tapi itulah yang menarik, Mulai dari salah-menyalahkan soal hal sepele saja, misal karena berisik atau ada salah satu anggota yang tidak terima dikritik. yeah, buku ini seperti tonjokan keras untukku. Menyadarkan aku banyak hal yang harus kuubah dalam cara interaksi dan bicaraku. 

Nyonya Kim-Goldar B: "Golongan darah B selalu merasa memulai obrolan."

Penulis : "Oi nyonya Kim, karena nyonya selalu menyela omongan orang lain, mereka menjadi malas dan nggak mau cerita lagi."
Buku ketiga ini sangat cocok dimiliki kalian yang masih belum puas dan selalu haus akan keajaiban dari empat golongan darah. Ada beberapa foto dari pembaca STAB yang dipajang di antara dua bab, bisa jadi itu ada wajahmu disana. Ada beberapa cerita baru yang belum dimuat di buku sebelumnya. yuk lengkapi koleksi STAB ini dan kenali lebih dalam golongan darahmu dan kerabat dekatmu ^,^
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...