Tampilkan postingan dengan label Psychological thriller. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psychological thriller. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Agustus 2016

Book Review Khokkiri by Lia Indra Andriana


Judul : Khokkiri

Penulis : Lia Indra Andriana

Penyunting : O Lydia Panduwinata

Desain cover : Saiful Rohman

Layout : Hwang Anna

Penerbit : Haru

Terbit : Cetakan pertama, Juli 2011

Tebal : 308 hlm

978-602-983-251-8

Rating : 3/5



Ini kisah rumit dua pasang kekasih yang nyata atau tidak nyata dihubungkan oleh kejadian tragis di masa lalu.

Becca, gadis pendiam yang senang menuliskan cerita sehari-harinya di laman blog pribadi. Ia lahir lebih dulu dari adik kembar identiknya yang bernama Della. Mereka berdua sangat sulit dibedakan bahkan ayah mereka sendiri tidak dapat mengenali mana yang Becca dan mana yang Becca. Hingga kecelakaan bus menimpa keduanya tidak ada yang benar-benar tahu pasti siapa dari mereka yang dianggap tewas. Becca memang pernah berkhayal memiliki teman khayalan, tapi ia tidak tahu temannya itu adalah Della  yang ia kira sudah meninggal. Seolah seperti mimpi Della muncul seolah ingin mengambil raganya kembali.

Kamis, 23 Juni 2016

[Review] Gantung by Nadia Khan [Free Spoiler]



Judul : Gantung
Penulis : Nadia Khan
Penerjemah : Juwita Permatasari, Selsa Chintya
Penyunting : Cerberus404
Proofreader : K.P. Januwarsi
Design Cover : Chyntia Yanetha
Penerbit : Haru
Terbit : Juni 2016
Tebal : 320 hlm, 19 cm

Rating : 4/5

Sinopsis :


Gibbs, Ray, KJ, dan Troll adalah empat sahabat di sebuah SMA elite di Malaysia. Mereka memiliki satu kode etik, tidak ada yang boleh memiliki pacar tetap, karena ituakan menghancurkan persahabatan mereka. Kalau mau bersenang-senang, silakan. Namun gadis itu harus mereka bagi berempat. 

Saat salah satunya melanggar, risiko tindakannya itu sangat fatal, bahkan mematikan ...


Masa SMA dikenal sebagai masa yang paling indah dari semua jenjang sekolah yang ada. Selalu ada kisah yang menarik dari sebuah SMA hingga bisa dibilang sulit untuk dilupakan. Sekolah Menegah Cemerlang Gemilang Terbilang atau disingkat SMCGT juga punya cerita yang tidak akan pernah lepas dari riwayat berdirinya sekolah itu. Kejadiaannya terjadi sepuluh tahun lalu.

SMCGT adalah sebuah SMA elit di Malaysia yang dikenal di isi oleh anak-anak dari keluarga kaya nan ternama. Murid-muridnya tinggal di asrama yang disediakan oleh sekolah. Tidak ada yang diizinkan membawa kendaraan ke sekolah. Peraturan itu menjadi pengecualian untuk satu orang siswa bernama Gibbs. Gibran Mohd Zahim atau yang biasa dipanggil Gibbs oleh teman satu geng-nya adalah anak dari seorang pedagang ternama. Guru-guru di sekolah itu tidak ada yang berani berurusan dengan Gibbs. Karena jika keinginan Gibbs tidak dituruti maka guru yang bersangkutan bisa mendapatkan masalah.  

Gibbs memiliki sebuah geng yang beranggotakan 3 cowok keren. Troll atau Jailani, si anak emas dari tim basket sekolah yang dikenal suka membuat masalah. Raymond atau akrab di panggil Ray, ketua klub drama tampan yang digandrungi cewek-cewek satu sekolah. Dan terakhir Khairil Jalaludin atau disingkat KJ, cowok paling jahil seantero sekolah dan senang menggauli wanita.

Mereka berempat mengukuhkan persahabatan mereka dengan satu kode etik seperti Musketeer “One for All”. Kode itu harus dipatuhi untuk hal-hal yang berurusan dengan pacaran. Karena bagi mereka, menjalin hubungan tetap dengan wanita dapat membuat persahabatan mereka merenggang. Tidak main-main jika salah satu diantaranya ketahuan melanggar, si wanita harus ‘melayani’ masing-masing dari mereka. 

Tahun ini adalah tahun terkakhir Gibbs dan kawan-kawannya berada di sekolah itu. Mereka menginginkan tahun terakhir ini jadi masa paling indah mereka di SMA. Mereka menghabiskan waktu dengan kegiatan sekolah, menggauli cewek-cewek, bersenang-senang bahkan membolos. Tidak ada satu murid pun yang tidak mengenal geng Gibran dkk, termasuk Ketua Pelajar yang baru bernama Fara. 

Ketua Pelajar baru itu dikenal jutek dan tegas pada setiap cowok yang suka membuat masalah di sekolah. Semakin cuek gadis itu justru malah semakin menarik di mata Gibran. Diam-diam tanpa sepengetahuan teman-temannya Gibran memacari Fara. Tapi rahasia itu terbongkar setelah seorang gadis yang ternyata mengidolakan Gibran bernama Deepa membocorkan hubungan mereka. Deepa selalu membuntuti geng Gibran dan ini jelas membuat tidak nyaman. Ia bahkan terang-terangan menawarkan diri untuk bisa bersetubuh dengan Gibran, walau ia tahu ia harus membagi tubuhnya untuk tiga orang lainnya.

Siapa Deepa ini sebenarnya?


“Sampai kapan kamu mau hidup dalam bayang-bayang orang lain?”

Rabu, 08 Juni 2016

Review Girls in the Dark by Akiyoshi Rikako



Judul : Girls in the Dark
Penulis : Akiyoshi Rikako
Penerjemah : Andry Setiawan
Penyunting : Nona Aubree
Proofreader : Dini Novita Sari
Ilustrator : @teguhra
Penerbit : Haru
Terbit : Cetakan pertama, Mei 2014
Tebal : 279 hlm 

Rating : 3/5 
Available @bukupedia
 
“Klub ini seperti sebuah klub sosial. Siapa pun yang bisa memasuki statusnya akan terangkat.” – hlm 33

Setelah beberapa tahun ditutup karena kekurangan anggota, kegiatan klub sastra Sekolah Katolik Putri Santa Maria di buka kembali. Klub tersebut dibuka kembali atas permintaan anak dari salah satu pengelola penting di sekolah bernama Shiraisi Itsumi. Awalnya tidak mudah untuk Itsumi membangun kembali klub sastra di sekolahnya. Diperlukan setidaknya satu ketua dan satu orang wakil untuk mengisi sebuah klub. Lalu terpilihlah Itsumi sebagai ketua dan sahabatnya Sumikawa Sayuri sebagai wakil ketua.

Tempat berkumpul kegiatan klub sastra SMA Putri Santa Maria berada di sebuah bangunan bekas biara yang berada di luar satu kompleks sekolah. Atas ide Itsumi biara tua itu di rombak menjadi sebuah kastel mewah untuk kegiatan klub sastra. Istumi menyebutnya sebagai salon yang berarti sebuah ruangan tempat berkumpul untuk membicarakan hal-hal tentang sastra maupun akademik.

Bangunan itu dirancang senyaman mungkin, dilengkapi dengan koleksi buku langka, interior mahal, dapur modern dan segala macam kemewahan didalamnya.Semua itu dibuat atas permintaan Itsumi pada ayahnya. Dalam waktu yang singkat klub sastra tumbuh menjadi sebuah klub sosial elit di sekolah. Hanya orang-orang yang dipilih oleh Itsumi saja yang bisa bergabung dalam klub itu. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...