Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 April 2018

Pengalaman Gathering & Launching AROMA KARSA

Dee Lestari saat Launching Aroma Karsa (7/4), Auditorium Cikini. Pict source here
Jakarta (7/4) - Suasana hangat namun elegan menyambut kedatangan saya saat menghadiri acara launching novel terbaru Mak Suri a.k.a Dee Lestari. Buku Aroma Karsa awalnya terbit tiap dua harian di platform Books Life. Namun kini bisa juga hadir dalam edisi cetaknya yang setebal 725 halaman.

Acara siang hari kemarin cukup intim dan meriah, karena dihadiri tamu VIP kenalan dekat sang penulis, pembaca yang tergabung di Digi Tribe serta media dan undangan yang sudah mendaftar sebelumnya.

Dee yang siang itu mengenakan pakaian dengan suasana batik membuka acara dengan pembacaan musikalisasi dari salah satu part dari Aroma Karsa. Sambutan tepuk tangan meriah menyambutnya saat memasuki panggung. Namun suasana seketika hening ketika Dee mulai menyanyikan kalimat demi kalimat. Memukau. Itu yang dirasakan semua yang hadir.



Aroma Karsa adalah satu dari karya terbaik Dee. Bukunya kali ini mengangkat tema 'indera penciuman'. Yang mana ada pengalaman panjang yang dilalui penulis dalam proses penulisannya. Buku ini tidak hanya menggugah pembaca namun memberi pembelajaran tersendiri bagi Dee Lestari. 

Dee mengaku bahwa ia melakukan riset panjang mengingat buku yang ditulisnya memiliki karakter yang sangat banyak dan diperlukan kesabaran ekstra. Dee tidak bisa memilih karakter mana yang paling disukainya. Baginya ia harus memiliki keberpihakan terhadap  masing-masing karakternya. Ia harus menyukai karakter Arya sekalipun ia antagonis, begitu juga dengan Suma, Jati Wesi dan karakter lainnya.

Continued .....

(I'll be back soon after charge my lappy ....) -,-v


Minggu, 24 September 2017

Indonesia International Bookfair 2017 - Jalan Jalan Asik


Halo goodreaders!

Sudah lama aku nggak memposting cerita perjalananku ke festival buku. Berhubunga aku tengah sibuk sekali tahun ini, mulai dari kegiatan kampus, organisasi bahkan kerja paruh waktu yang mulai kutekuni. Tahun ini aku banyak mengalami kendala dalam alur blogging ku. Well, kuharap kalian bisa mengerti menulis di blog butuh waktu dan suasana hati yang mendukung. Aku nggak menemukan itu beberapa bulan terkahir.:(

Tinggal di ibukota sangat menyenangkan. Aku lebih punya akses untuk mondar mandir kemanapun dengan mudah. Thanks God you made Transjakarta Busway for us >,<.

Uangku memang tidak banyak, jalan-jalan pun aku hanya modal ongkos seadanya dan naik kendaraan umum. Tapi aku berhasil hadir jika ada event launching atau festival besar yang diadakan di kotaku.

Misalnya, di tahun ini aku bisa ke acara-acara besar seperti Islamic Book Fair, POP Con Asia, Big Bad Wolf,  dan terbaru kemarin Indonesia International Book Fair di JCC Senayan. 

***

Siang itu, di hari Rabu yang panas sepulang dari kampus aku langsung menuju JCC Senayan tempat berlangsungnya IIBF. Ide untuk pergi kesana sudah terpikir seminggu sebelumnya. Rasanya sulit  untuk melewatkan event tahunan yang satu ini (walaupun isinya ya cuma itu-itu saja). Karena IIBF selalu rutin diadakan 5 hari, maka aku memilih datang di hari pertama.Aku bela-belain izin tidak masuk kantor cuma untuk datang ke event ini. Katanya banyak promo dan diskon disana.

Dengan transjakarta, siang harinya aku langsung berangkat. Untuk kesana via busway, aku sarankan ambil jurusan bus TU Gas - Grogol, lalu turunlah di halte Senayan JCC karena lebih cepat sampai daripada turun di GBK atau Polda yang mengharuskan jalan kaki 10 menit menuju hall nya.

Masuk IIBF nggak perlu biaya tiket. Gratis untuk anak-anak dan orang dewasa. Cukup diperiksa barang bawaan kamu di pintu masuk, setelahnya bisa langsung masuk sepuasnya. 

Stand pertama yang bisa dilihat di pintu masuk adalah punya KPK. Mereka mengusung tema edukasi  anti korupsi. Budaya koruptif orang Indonesia memang perlu diberantas, ide KPK untuk hadir di event ini sangat tepat.

Tidak jauh di sebelahnya ada penerbitan dari Arab Saudi dan Malaysia. Anak-anak sekolahan yang kebetulan datang rombongan sebelum aku asyik berfoto di stand mereka dana ada yang membolak balik buku di stand itu (yang kuyakini mereka tidak mengerti betul bahasanya).



Aku lanjut ke stand di sebelahnya, yang merupakan gabungan beberapa penerbit luar yang menjual buku-buku impor berbahasa Inggris. Yang paling mencolok disana menjual buku-buku terbitan Penguin Books dan Oxford Press. Buku Leigh Badurgo terbaru Wonder Woman, Wonder - JR Palacio, Me Before You - Jojo Moyes edisi paperback juga tersedia disini. Menariknya kalau belanja disini bisa dapat diskon all books 20%.

Setelah tidak ada lagi yang cukup menarik, aku langsung masuk ke ruangan disebelahnya, tempat booth milik pengisi acara mangkal. IIBF kali ini bekerja sama dengan Ikatan Penerbit Indonesia dan beberapa kementerian. Penerbit yang ikut majang stand adalah Republika, GPU, Mizan, Haru Grup, Kompas, Tiga Serangkai, dan masih banyak lagi.


Ada satu unit usaha kreatif yang tengah melejit eksistensinya dikalangan literasi yaitu Rabbit Hole. Mereka membuat produk buku-buku pop up dan mop up untuk balita usia 1-5 tahun. Foundernya adalah lulusan mahasiswi psikologi UI dan menjadi pemenang di Wirausaha Mandiri 2016. Produknya lucu-lucu, kreatif dan satu bukunya bisa dibanderol seharga 130 ribu rupiah. WOW! 

Booth GPU
Setelah puas berkeliling aku istirahat di deretan bangku yang tengah diisi oleh peserta talkshow. IIBF selalu menghadirkan pembicara menarik untuk talkshownya. Bukannya tertarik aku justru mengantuk. hahaha. Alhasil aku memilih pergi dan mencari stand milik Penerbit Haru.

Dibandingkan stand lainnya yang sebagian besar menjual buku, Penerbit Haru menyediakan pernak pernik dan bookish merhendaise. Masih ingat betul mereka membawa serta booksleeve aneka motif, mug dengan caption aneh-aneh, book bottle, sampul buku dari kain dan pembatas buku aneka bentuk. Bahkan ada pena berbentu kunci dan cover wrap dari karton. Semuanya unik, bikin kalap dan menggoda iman. :D hahaha.

Stand Haru Grup isinya ramai, promosi di sosial media gencar dan heboh bahkan mengundang penulis dan editor pula untuk diskusi naskah atau sekadar selfie meet up untuk book signing bareng penulis.

Yang paling kutunggu justru promo buku perdana mereka. Always and Forever, Lara Jean tersedia perdana disana. Ditambah lagi ada bonus dua pin cantik untuk para hijabers dan fangirl-ingan Peter Kavinsky. Hohoh. Puas, puas, puas. Ada juga penjualan perdana The Way I Used To Be - Amber Smith berbonus keychain. Rasanya nggak ingin pulang >,< Mom help meehhh!!








IIBF hadir setiap tahunnya. Ada banyak sekali stand dan pengisi acara yang hadir. Bahkan yang kusebut diatas belum ada seperempatnya. Karena diluar itu masih ada klub pembaca, perpustakaan masing-masing provinsi di Indonesia dan kementrian milik pemerintah yang seru-seru dan kreatif.   Penggila buku, ibu-ibu yang ingin cari tambahan buku bacaan berkualitas untuk anak atau sekadar ingin ajak keluarga jalan-jalan, pastikan untuk hadir di acara ini. Karena sayang sekali untuk dilewatkan begitu aja.

See you tahun depan, guys.

Chiao!

Senin, 19 Desember 2016

Cara Asik Jalan-Jalan ala Bookish di IRF 2016


Sebuah tas gunung duduk di sudut kamar sejak malam kemarin. Beberapa buku yang bisa ditebak adalah novel bertumpuk didekatnya menunggu untuk masuk kedalam tas. Novel itu bukan tanpa alasan dibiarkan disana, seorang cewek penggila buku yang menjuluki dirinya sendiri dengan book dragon sedang bersiap untuk mengisi bawaan ke festival buku yang akan diikutinya besok. Inilah kisah gadis itu dan bagaimana ia pulang dengan hati kecewa. 

^^^

Langit cerah di pagi hari di awal bulan Desember bukanlah pertanda baik, seperti itulah dalam pikiranku. Karena langit bisa berubah bercucuran air mata saat siang atau sore harinya. Aku mengecek kembali isi tasku yang makin gemuk karena ku isi buku-buku bacaan. Aku tidak berani untuk menghitung jumlahnya. Hanya aku pilah, buku ini layak untuk dibawa langsung asal kumasukkan saja. Toh dalam khayalku di meja swap nanti akan ada banyak buku menarik yang bisa kutukar dengan buku-buku ini.

Senin, 28 November 2016

Blogger is Sexy With Kang Maman #GrasindoBlogtionship


Minggu (27/11), di sebuah sudut kedai kopi di kawasan Kemang , Jakarta Selatan, dua belas orang blogger menghadiri acara kongkow yang diadakan oleh penerbit Grasindo. Acara ini di khususkan bagi blogger yang telah mendedikasikan dirinya untuk menjadi spesialis blogger buku. Menariknya acara ini baru pertama kalinya diadakan oleh Grasindo bahkan yang pertama kali di Indonesia dengan mengundang Maman Suherman sebagai pembicara dan bekerja sama dengan Scoop sebagai partner.

Selasa, 01 November 2016

GCA : Best Book Of 2015


I really apreciate all books that nominated to be best boo in 2015. Some of them is my wishlist and already not I read. But I keep postive they will be mine someday. And this is some of the winner. Check this out.

Goodreads Choice Award 2016 (Part 2)




Best Romance
Opening Round Nominees 

Jumat, 14 Oktober 2016

Aku, Penerbit Haru dan Merchendaise Unyu-Unyu @ IIBF 2016

Halo, aku ingin berbagi cerita saat di IIBF lalu. Ini dia kisahku.


Tanggal 28 September lalu sebuah event buku tahunan diadakan. Bertempat du JCC Senayan saya menghadiri acara Indonesia International Book Fair. Saya yang punya waktu senggang hari itu langsung datang kesana selepas kuliah. Hanya butuh waktu satu jam dari Rawamangun, busway yang saya naiki meluncur dengan mulus mengarungi jalanan ibukota yang padat.

Saya cukup beruntung bisa menghadiri book fair tahun ini. Di tahun sebelumnya saya terpaksa melewatkan acara ini karena urusan sekolah Tapi saya mengikuti update perkembangan IIBF tahun lalu dan cukup iri karena tidak bisa datang. Tahun lalu masih bertempat di JCC, IIBF dihadiri oleh banyak partisipan dan pengunjung yang sangat banyak. Maka dari itu saya berusaha untuk datang di hari pertama IIBF tahun ini agar tidak perlu berdesak-desakan saat mampir ke booth dan menghindari hanya kebagian barang-barang sisaan.

Tahun lalu salah satu penerbit yang ikut meramaikan IIBF adalah Penerbit Haru. Penerbit yang baru lima tahun menapaki karir sebagai penerbit buku-buku Asia ini punya konsep yang beda. Terlihat dari booth dan buku-buku yang dijajakan saat IIBF tahun lalu sangat menarik. Aku mengikuti perkembangan Haru di IIBF lewat foto-foto yang disebar di lini masa mereka. Ada buku obral mulai dari Rp.10.000 sampai merchandise Blood Type series dipajang disana. Kalau kamu mengikuti akun sosial media mereka pasti sangat ingin bisa ke Jakarta dan mengunjungi booth mereka itu juga yang kurasakan :(


Okay, kembali ke cerita perjalananku di IIBF. Sesampainya disana aku memasuki pintu utama Assembly Hall dan melalui pemeriksaan metal detector. Hari pertama suasana di hall itu masih cukup lengang. Tidak jauh dari pintu masuk saya langsung disambut pemandangan deretan booth komersil. Yang paling besar disisi kiri ada booth milik guest honour Malaysia. Di booth ini ada kumpulan judul buku dari negeri jiran yang bisa dibaca ditempat. Buku yang kubaca adalah kumpulan puisi berbahasa Melayu yang bercerita tentang sosok wanita Selain mengenalkan tentang buku, booth ini juga mengenalkan pada pengunjung aplikasi membaca ebook terbaru yang bisa diunduh di appstore.



Hari sudah menunjukkan pukul dua siang, dan aku bergegas mencari booth Penerbit Haru yang ternyata letaknya tidak cukup sulit untuk ditemukan. Booth Haru letaknya berseberangan dengan Penerbit Mizan. Ukurannya tidak terlalu besar, sedang tapi nyaman dan rapi. Booth Haru memiliki dua meja utama yang diletakkan dj tengah. Ada banyak sekali barang yang unik dan super cute disini

Kamu akan menemukan dua judul buku yang dipajang disana,  buku HJ Story dan Secretly Married. Hanya di IIBF kamu bisa membeli buku Secretly Married lebih awal dan The Girl on Paper terbitan Penerbit Spring-adik dari penerbit Haru. Ada potongan harga khusus kalau kamu beli dua buku itu. Tidak hanya buku baru yang bisa kamu temukan disini, buku-buku lama yang sudah tidak dicetak ulang bisa kamu temukan disini dan dijual dengan harga khusus. Contoh buku lama yang kutemukan antara lain Cheeky Romance cover lama, Cheer Boy, Soulmate series, Bi!, Oppa n I series, dan masih banyak lagi.


Penerbit Haru juga membawa keluarga barunya yang bernama Hari Hari Haru. Hari Hari Haru ini bukan penerbit tapi official merchandise yang menawarkan aksesoris seperti gantungan kunci, pembatas buku pouch dan sampul buku kain dengan tema-tema buku. Yang paling menarik menurutku adalah pouch Oppa n I yang dijual seharga Rp 50.000 dan bookmark keluarga Haru. Harganya ada dikisaran 20.000 sampai 55.000. Dan yang paling mahal itu goodiebag seharga 85.000.

Kalau kamu mampir ke booth Haru pasti bakal ketagihan dan ingin beli semua aksesorisnya. Sayangnya aku tidak ada membeli satu aksesoris pun disana. Yah, maklum saja harganya masih kurang ramah untuk kantong mahasiswi sepertiku. Alhasil aku hanya membawa pulang buku Winter dan kipas tangan dari booth Haru.

Aku sangat puas bisa berkunjung ke IIBF tahun ini. Aku senang bisa main ke booth penerbit Haru, bekenalan dengan Hari Hari Haru dan ikut bahagia saat mengetahui booth mereka menjadi juara booth terbaik di IIBF tahun ini.

Harapanku kedepannya, Penerbit Haru bisa hadir lagi di event buku lainnya tidak hanya di IIBF. Aku agak kecewa karena tahun ini Haru tidak mengeluarkan kembali merchandise Simple Thinking about Blood type, padahal di event lainnya sebelum ini Haru menjual merchandise seperti boneka Goldar A,B,AB dan O, pencil case, bookmark dan segala hal tentang STAB. Semoga di event berikutnya bisa dimunculkan lagi.

Semoga Keluarga Haru sukses selalu dan makin banyak produk keluaran Haru lainnya yang nggak kalah menarik.


N.B: Postingan ini diikut sertakan untuk Tantangan Membaca Haru 2016.

Rabu, 12 Oktober 2016

Wishful Wednesday : Book I Want To Read in November [19]

Hallo, Salam Novemberian! 
Tidak terasa hanya menghitung hari bulan November akan segera tiba. Oktober akan segera berganti dan haloween akan meningalkan waktu. Tepat di hari Rabu yang ceria ini, saya membuat postingan WW khusus menyambut bulan November.

Bulan kesebelas tanggalan masehi ini sangat spesial. Selain jatuh diangka sebelas, bulan November adalah bulan kelahiranku. Dua puluh tiga hari dsri sekarang saya akan bertambah umur. Masih banyak hal yang harus dibenahi dan masih banyak tanggung jawab yang menanti saya kedepannya. Harapannya seiring bertambah usia saya makin semangat membaca dan ngeblog kedepannya. 

Nah, bulan November ini tidak hanya saya saja yang berulang tahun, bulan yang indah ini bukan hanya milik saya, sebelas orang anggota BBI juga merayakan hari ulang tahunnya. Untuk merayakannya, saya dan sebelas teman saya ini akan bertukar kado dan saling merahasiakan identitas pengirimnya. Menarik kan? Ini pengalaman petama saya dan saya penasaran siapakah giver saya nanti..

Minggu, 25 September 2016

Event IIBF 2016 with Blogger Buku Indonesia (BBI 2011) dan Goodreads Indonesia


Hallo, siapa yang sudah tahu event IIBF?

IIBF adalah sebuah festival perbukuan tahunan yang diadakan di Indonesia, yang mana setiap tahunnya selalu mengundang salah satu negara untuk menjadi guest honour selama festival di adakan. Karena namanya festival buku maka akan acara akan diisi oleh penerbit, penulis dan penampilan budaya dari negara tuan rumah dan negara guest honour.

Acara IIBF 2016 akan diadakan pada tanggal 28 September sampai 2 Oktober. Acara ini juga didukung sejumlah komunitas untuk meramaikan acaranya. Ada yang spesial di tahun ini karena Blogger Buku Indonesia (BBI 2011) dan Goodreads Indonesia akan turut serta.

Jangan lupa berkeliling dan mampir ke stan BBI dan Goodreads yaa. Selain bisa ketemu kakak-kakak blogger, kamu juga akan ketemu beberapa anggota GRI disana. Bakal ada apa saja disana? Buanyakk. Ada merchendaise dan buku-buku menarik yang bisa kalian lihat sampai beli.  Siapa tahu ada wishlist buku yang kamu cari selama ini. Yuk ke IIBF :)

Rabu, 04 Mei 2016

Event: Blind Date With Book and My Book Dating



Yeong Woo sudah lama tinggal bersama kakeknya, mungkin hampir 10 tahun terhitung sejak kematian kedua orang tuanya. Ia tinggal bersama kakek dan seorang pelayan di sebuah desa yang tenang. Yeong Woo tumbuh menjadi gadis yang cantik, periang dan polos bukan main. Ia juga menggilai seorang artis bernama Mo Seul Woo. Saking sukanya pada Seul Woo, ia menempeli dinding kamarnya dengan poster wajah Seul Woo. Betapa sempurnanya pria itu dimata Yeong woo. Walaupun artis yang disukainya sudah menjalin hubungan dengan partner keartisannya Ha Yoon.

Mo Seul Woo, pria misterius yang kini bekerja sebagai artis di bawah managemen Yang Entertaimen. Ia merintis karir bersamaan dengan Ha Yoon. Karirnya pun menanjak seiring dengan ketenaran Ha Yoon. Sampai-sampai berhembus kabar ketenaran Seul Woo didapat dari kedekatannya denagn Ha Yoon bukan karena jerih payahnya sendiri. Kebersamaannya bersama Ha Yoon juga-lah yang membuat publik bersimpati padanya. 

Sempat tersiar kabar Ha Yoon berselingkuh dengan beberapa pria, mulai dari aktor dan seorang pria lainnya. Tapi hingga kini Ha Yoon dan Seul Woo selalu terlihat bersama. Tidak pernah ada cekcok atau tanda hubungan mereka mulai merenggang. Isu dan gosip selalu menerpa merea, Keberadaan mereka selalu jadi pemberitaan yang menarik untuk media. 

Di tengah isu perselingkuhan itu, kabar bahagia memenuhi hati Yeong Woo. Sebentar lagi ia akan menikah dengan seorang cowok yang pernah hadir dihidupnya. Cowok itu adalah Seul Woo. Kabar itu begitu mengejutkan untuk Yeong Woo tapi juga sangat menggembirakan. Ia tidak menyangka bisa menikah dengan artis yang telah lama ia idolakan. Tapi apakah pernikahan mereka nanti akan berjalan baik? Apakah Seul Woo akan menerimanya?

Minggu, 17 April 2016

Giveaway Hop Bop Cop - HUT5 BBI


Hallo!
Semoga masih pada setia ikuti blog ini ya. Ini adalah rangkaian terakhir event HUT 5 Blogger Buku Indonesia. Sebenarnya giveaway ini harusnya sudah di mulai dari tanggal 15 lalu. Tapi ada saja perusak mood yang menghalangi postingan ini. Aku terpaksa menundanya dan alhasil aku tertinggal dari member lainnya. *Sungkem sama Divisi Event

Sabtu, 16 April 2016

Quotes Novel Favorit - HUT 5 BBI





Hallo, masih dalam rangka menyemarakkan ulang tahun kelima Blogger Buku Indonesia!
Di hari keempat, saya akan memberikan salah satu quotes dari novel favorit saya.

Rabu, 13 April 2016

Time To BBI'S 5th Brithday Party

I heard you're feeling nothing's going right
Why don't you let me stop by?
The clock is ticking, running out of time
So we should party all night
It's the day! 

Hari ini jadi hari yang membahagiakan untuk Blogger Buku Indonesia. Komunitas tempat ngumpulnya para penikmat dan penimbun buku paling kece se-Indonesia berulang tahun yang kelima! Horray! Sudah waktunya sekolah nih si Bebi. Happy Brithday to you, BBI!

Selasa, 12 April 2016

A Letter From Secret Admirer


Dear, Mr. Brown
Aku sudah lama menantikan perjumpaan kita, Mr Brown. Melihatmu di beragam acara talkshow memberikan sedikit gambaran bagaimana reaksimu nanti saat akhirnya kita bertemu. Apa kabar New York saat ini?

Senin, 11 April 2016

5 Indonesian Book Blogger Super Power




Di bulan April ini-tanggal 13 April tepatnya, Blogger Buku Indonesia akan berusia 5 tahun. Masih muda banget ya? Tapi rasanya komunitas blogger penikmat buku ini sudah cukup lama ada di Indonesia.  Blogger buku juga nggak kalah dengan blogger lini lain seperti fashion, food atau life style lho. Kali ini kakak--kakak dari Divisi BBI menyiapkan rangkaian ulang tahun BBI yang akan berlangsung selama 5 hari untuk para member.

Minggu, 03 April 2016

Candidate Waiting Room - Blind Date With A Book (Update)


Halloo ,, masih dalam suasana awal bulan aku menyemangati diriku untuk semangat membaca buku. Salah satu cara yang kupilih untuk jadi moodboosterku adalah mengikuti Blind Date With A Book

Rabu, 16 Maret 2016

Launching Monyet 'O' Bareng Eka Kurniawan

[Foto: Koleksi Pribadi]


Selama hampir sebulan kerjaanku disisipi buka-tutup akun sosial media. Bulan Februari sampai Maret adalah bulan yang berkesan bagi Gramedia karena usia penerbit akan menginjak 42 tahun. Ada beragam acara dan keseruan yang dihadirkan untuk  menyemarakkannya. Mulai dari tantangan 42 Hari atau GPU 42 di sosial media sampai Meet and Great bareng penulis. Ada hadiah menarik yang akan mereka bagikan untuk pembaca setia yang ikut berpartisipasi di kegiatan mereka.
Salah satu acara rangkaian GPU 42 adalah Tumpengan O yang di adakan di Gramedia Central Park Jakarta (13/3). Tumpengan O juga untuk merayakan launching novel ketujuh Eka Kurniawan berjudul ‘O’.

Minggu, 06 Desember 2015

IRF 2015 Book Recap





Seusai workshop menulis Pak Sapardi DD saya pulang dengan punggung pegal-pegal mengangkut jarahan dari IRF. Kebayang duduk lama di Metro belum lagi di oper karena terjebat macet, rasa pegal di punggung malah menjalar ke betis sampai ujung kaki. Kemudian saya terpikir untuk menuliskan perolehan buku yang didapat di tahun ini sekaligus membantu saya menandai wishlist yang sudah dibuat sebelumnya. Di tahun keempat saya hanya mendapat 10 buku sekarang menjadi 23 buku berhasil dibawa pulang. Kalau di kiloin dapat berapa ya? *Nggak terbayangkan.




Buku yang saya pilih rata-rata karena sudah baca pernah membaca reviewnya dan mengikuti kuis di Twitter tapi belum kesampaian menang. Selain itu buku yang ada di bawah ini ternyata ada yang masih berbahasa Inggris, saya tidak memeriksanya saat mengambilnya. Sebisa mungkin saya mengambil beragam genre buku. Kalau membaca beragam genre buku bisa membangkitkan semangat baca saya dan membantu mempercepat reading slump akibat rutinitas harian. Belakangan ini saya sering merasa bosan dengan kisah-kisah romance lokal dan malah jadi makin sering membaca kisah fantasi dan thriller.


Berikut beberapa judul yang saya berhasil dapatkan.

Indonesian Readers Festival #5 (IRF) - Markas Kumpulnya Pembaca Indonesia

Banner from Goodreads Indonesia

Menemukan tempat berkumpul yang pas untuk kalangan penikmat buku rasanya masih sangat sulit dijumpai di Indonesia. Bisa dilihat dari banyaknya survei dan artikel di media online yang menyebutkan bahwa minat baca orang Indonesia rendah. Sebenarnya apa memang seburuk itu dunia membaca Indonesia?

Dengan berat hati memang kenyataannya minat baca masyarakat sangat kurang tapi bukan berarti minat membaca itu tidak ada. Kalangan masyarakat yang memiliki kegemaran membaca membentuk komunitas kecil yang aktif bergiat dalam dunia membaca, sebut saja Goodreads Indonesia, Blogger Buku Indonesia, Buku Berkaki dan masih banyak komunitas lainnya.

Belum lama ini, tepatnya di hari kelima bulan Desember tahun 2015 sebuah acara akbar telah di adakan di salah satu sudut kota Jakarta. Acara ini dinamai dengan Festival Pembaca Indonesia atau biasa disebut IRF. Diselenggarakan oleh team Goodreads Indonesia, acara ini dikhususkan bagi pecinta buku sekaligus tempat berkumpulnya sesama anggota komunitas.

Di tahun penyelenggaraannya yang kelima Goodreads Indonesia bekerja sama dengan Synthesis Development untuk mensukseskan acara ini.IRF tahun ini menjadi yang kedua saya menghadirinya. Saya akui tahun ini adalah IRF yang paling sukses ketimbang tahun sebelumnya. Saya malah semakin ketagihan untuk datang lagi.


Inilah kisah melancong saya saat menghadiri IRF pada 5 Desember kemarin, enjoy :)

Senin, 23 November 2015

Book Launching : Ayah - Andrea Hirata dan Misteri di Balik Novel Ayah


"Siap-siap ketawa-ketiwi di toilet saat baca ini"
Dalam sebuah peluncuran novel yang diselenggarakan di Gramedia Matraman Jakarta, 29 May 2015 lalu saya bertemu dengan seorang pria keturunan Jepang yang tiba-tiba bebas berjalan masuk tanpa harus mengatre seperti saya. Saya tidak menyangka pria berkulit putih dengan tubuh jangkung itu adalah seorang editor yang menerjemahkan buku Andrea Hirata ke dalam bahasa Jepang.

Walaupun pria ini yang saya lupa namanya belum fasih berbahasa Indonesia tapi dia tidak segan bernyanyi lagu Ost Laskar Pelangi ciptaan grup band Nidji di hadapan ratusan penggemar Andrea Hirata. Penampilannya yang menghibur menjadi pembuka acara peluncuran novel Ayah sore itu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...