Tampilkan postingan dengan label Rating: Golden 5. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rating: Golden 5. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Mei 2026

Kumpulan Quotes Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati - Brian Khrisna

Penulis : Brian Khrisna
Tebal : 216 hlm
Penyelia Naskah : Yayi Dewintya
Desain sampul : Withly
Penata sampul : Karang Marhaen
Ilustrasi isi : GI Amar
Penata isi : Hani Fauziyah
Cetakan 34 Juni 2025

Hay, sudah lama aku tidak mengupdate blog ini dengan ulasan buku. Aku singgah untuk membagikan pengalamanku saat membaca Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, yang tidak kusangka-sangka malah menjadi buku favorit lokal yang kubaca ditahun 2026. Aku menemukan banyak kesamaan dan interkoneksi antara karakter Ale di buku ini dengan keseharian hidupku. So, tanpa panjang pena aku akan membagikan padamu kutipan dan quotes yang kusukai setelah menamatkan buku ini.

Here we go!

Senin, 10 November 2025

Resensi (Review) Buku Generasi Cemas - Jonathan Haidt

Judul : Generasi Emas
Penulis : Jonathan Haidt
Penerbit : KPG
Cetakan pertama, 2025
Tebal : 417 hlm

Kapan kamu terakhir melihat anak-anak kecil bermain tanpa menggemgam ponsel? Membaca Generasi Cemas justru membuatku merinding bahwa kita telah banyak kehilangan masa kecil penuh kesenangan lalu menukarnya untuk sebuah 'kemajuan'.

Teringat masa kecil saat ibuku sulit 'menyeretku' pulang karena keasikan main bersama teman-teman sampai sore. Ditulis oleh psikolog sosial, Jonathan Haidt membuka mata pembaca bahwa anak-anak kini lebih sulit untuk lepas dari smart phone mereka ketimbang memisahkan anak-anak untuk pulang kerumah akibat asik main diluar. Ia juga mengupas habis-habisan pengaruh smartphone terhadap  perubahan pola perilaku pra-remaja dan remaja awal khususnya Gen Z yang selalu diliputi kecemasan dan mudah frustrasi.

Penulis menyoroti bagaimana peran orangtua justru overproteksi terhadap anak di dunia nyata, namun kurang pengawasan pada anak di media sosial. Orangtua yang didominasi boomers sangat mudah memberikan anak mereka smarthphone sebelum usia yang cukup, dibuku ini kedewasaan seorang anak minimum pada usia 16 tahun. 

Selasa, 30 April 2019

[Blog Tour] Giselle - Akiyoshi Rikako | Review + Giveaway Winner ANNOUNCEMENT

Judul: Giselle
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Penerbit Haru
Penerjemah: Clara Canceriana
Pemeriksa Bahasa: Andry Setiawan
Penyunting: Prisca Primasari
Penyelaras Aksara: Titish A.K.
Desainer Sampul: Pola
Penata Sampul: @teguhra
Tebal: 400 halaman
Terbit: Cetakan pertama, Maret 2019

BLURB:
Lima belas tahun yang lalu, prima balerina Himemiya Mayumi tak sengaja menusuk dirinya sendiri hingga mati dalam usahanya menyerang Kurebayashi Reina, saat balet "Giselle" ditampilkan. "Giselle" pun menjadi judul terlarang dalam Tokyo Grand Ballet.

Lima belas tahun kemudian, sebagai perayaan ulang tahun Tokyo Grand Ballet, "Giselle" diputuskan untuk ditampilkan kembali.

Akan tetapi, saat mereka mulai mempersiapkan pertunjukan, arwah Mayumi mulai muncul. Berbagai kecelakaan dan kejadian nahas pun terjadi beruntun.

Sebenarnya mengapa arwah Mayumi kembali? Apa yang sebenarnya terjadi lima belas tahun silam?

Jumat, 17 Februari 2017

[Review] Winter


Winter

Penulis : Marissa Meyer

Penerjemah : Yudith Listiandri

Proofreader : Titish A.K.

Design cover : @hanheebin

Penerbit : Spring

Tebal : 900 hlm

Terbit : Agustus, 2016

ISBN : 978-602-743-223-9


Dia adalah gadis yang terbuat dari es dan kaca. Giginya rapuh, paru-parunya terlalu mudah hancur. - Winter



Pasca perang dunia keempat, bumi dihuni oleh beragam makhluk seperti andorid dan cyborg. Mereka hidup berdampingan bersama dengan manusia walau kaum cyborg diperlakukan secara tidak adil. Bumi telah menjalin hubungan dengan Bulan sejak lama. Banyak diantara kaum Bulan yang datang dan menetap di Bumi. Mereka yang datang ke bumi menggunakan daya pikat sehingga manusia tidak menyadari keberadaan mereka. 

Kamis, 26 Januari 2017

HARRY POTTER AND THE PRISONER OF AZKABAN

Harry Potter and the Prisoner of Azkaban Penulis: Joanne K Rowling
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2007)
Tebal: 544

I solemnly swear that I am up to no good.”

Musim panas adalah waktu bagi murid-murid Hogwarts liburan. Harry tidak bisa bilang ia benar-benar merasakan senangnya liburan. Ia harus kembali tinggal bersama keluarga Dursley yang menyebalkan. Kala itu mereka kedatangan bibi Marge dan anjingnya. Bibi Marge adalah kakak paman Vernon. Ia sama-sama bertubuh gemuk dan berkata kasar. Hari pertama ia datang saja sudah membuat Harry geram. Apalagi bibi Marge memberikan saran-saran yang sama sekali tidak membantu. Kekesalan Harry mencapai puncak setelah bibi Marge menghina ayah ibunya bahkan menyamakannya dengan anjing yang pernah Marge pelihara. Harry menggunakan kekuatan sihirnya dan menggelembungkan bibi Marge. Harry akhirnya kabur bersama barang bawaannya dan pergi sendiri ke London.

HARRY POTTER AND THE CHAMBER OF SECRETS


Penulis : Joanne K. Rowling

Penerjemah : Listiana Srisanti

Terbit : Cetakan kedelapan belas, Januari 2006

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 430 hlm

“The Chamber Of Secrets had been opened.Enemies of the heir, beware.”

Harry Potter terpaksa melewati libur musim panasnya bersama keluarga Dursley. Keluarga itu menyebalkan, rekan bisnis paman Vernon Dursley akan datang berkunjung dan tampak jelas pamannya tidak akan suka membiarkan Harry berada di dekatnya. Harry dianggap menyebalkan, mengganggu dan seluuh ketidaksukaan ditujukan pada Harry. Sejak ayah dan ibunya meninggal Harry dititipkan pada keluarga Dursley. Bibi Petunia adalah kakak dari Lily Potter. Walaupun diperlakukan kasar mereka adalah satu-satunya keluarga yang Harry punya.

Kamis, 29 Desember 2016

[Review] You are My Moon by Rompaeng



Judul buku: You Are My Moon
Penulis: Rompaeng
Penerjemah: Suchada Ung-Amporn, Wisnu Wardhana
Penyunting: K.P Januwarsi
Design cover: Dedy Andrianto
Penerbit: Haru
ISBN: 978-602-7742-81-9
Cetakan pertama, September 2016
296 halaman



Hingga kini Darika belum menikah. Ia adalah gadis yang cerdas dan sangat berhemat. Keluarganya yang miskin menanamkan nilai kesederhanaan dalam dirinya. Kakeknya percaya Darika akan selalu menerima hal hal baik. Masa kecilnya tidaklah semenyenangkan anak-anak kebanyakan. Keluarga Darika termasuk kalangan miskin. Ia hidup bersama ibu dan Kakeknya penjaga kuil. Ayahnya bercerai dengan ibunya lalu menikah lagi. Ibunya menyebut sang ayah sebagai tukang selingkuh. Pengalaman ibunya itu menghantui Darika untuk tidak berhubungan dengan lelaki manapun.

Darika dan keluarganya tinggal disebuah rumah di tengah pemakaman. rumahnya dibangun dari peti mati yang sudah tidak terpakai. Teman-teman Ejekan teman-temannya sudah jadi makanan sehari-harinya. Tapi toh hal itu tidak menjadi pengahalang hidupnya, ia berhasil mendapatkan beasiswa dan lanjut ke universitas. Yang terpenting baginya adalah semiskin apa pun keluarganya tidak boleh ada satu orang pun yang merendahkan keluarganya.

Suatu ketika Darika dimintai untuk menjaga kamar di sebuah kondominium mewah milik temannya. Ia tidak tahu bahwa seorang anak  petinggi besar Departement store Media Grup tinggal disebelah kamarnya. Setelah pertemuannya dengan pria itu hidup Darika benar-benar berubah.


Pada suatu malam selepas Juntharakan menghadiri perayaan hari jadi departement store Media Grup, ia diracuni oleh seseorang hingga membuat dirinya tidak sadarkan diri. Untungnya ada Darika yang pada saat itu sedang berjalan menuju kamarnya. Darika menyelamatkan Juntharakan, hal itu membuat Juntharakan mengangkat gadis itu sebagai sekretaris pribadinya sekaligus bodyguard pelindung dari orang jahat yang sedang mengikutinya. Terutama dari wanita penggangu seperti Pitchaya.

Darika adalah gadis yang cerdas, ia tahu menerima pekerjaan dari Juntharakan akan mengubah nasibnya. Tapi yang jadi kekhawatiran Darika untuk menerima tawaran itu adalah ketika ia tidak lagi bekerja untuk Juntharakan. Ia tidak bisa mengendalikan ketertarikannya pada pria itu. Semakin sering ia bertemu Juntharakan, maka akan semakin sulit baginya nanti untuk melupakan Juntharakan pada akhirnya.

Darika mampu menunjukkan hasil pekerjaan yang baik sebagai seorang sekretaris. Selain itu ia sangat menarik karena dibandingkan yang lain Darika paling  menghargai uang dan menghindari pemborosan. Tapi posisi Darika saat ini tidak benar-benar aman. Ada seseorang yang berusaha menyingkirkannya. Orang yang sangat busuk hingga memanggil detektif untuk mencari tahu kelemahan Darika. Di saat seperti itu Darika juga merasakan rasa cintanya pada Juntharakan tidak tertahankan. Apakah perasaannya ini akan berbalas atau tidak? Apakah Juntharakan hanya menganggapnya sebagai karyawan saja dan percaya pada kata orang tentang dirinya yang sebenernya?

***

Akhirnya, aku berhasil melenyapkan rasa penasaran terhadap buku ini. You are My Moon adalah novel terjemahan asal Filipina yang pertama diterjemahkan oleh Haru. Mengambil latar kota Bangkok yang padat, penulis mengangkat kisah dua karakter yang beda kasta miskin dan kaya.

Menarik, kisah si gadis yang hidup dalam keterbatasan berhasil melampaui masa-masa sulit. Dihina, dianggap rendah ditambah dengan gosip-gosip orang sekitar tentang ayahnya yang menikah lagi tanpa peduli dengan mereka. Dibandingkan Darika kehidupan Juntharakan jauh lebih beruntung. Ia hidup dengan keluarga lengkap yang sangat menyayangi dan menghidupinya hingga sukses seperti saat ini. Tapi dibagian kehidupan Juntharakan, penulis membuat semua terasa sempurna dan jauh dari konflik. Sesuatu yang sangat tidak adil bukan?

Kalau kamu berharap akan ada konflik yang 'Wow' dalam novel ini, kamu tidak akan menemukannya. Buku ini punya alur cerita maju dan cukup lambat. Konfliknya pun tidak terlalu berarti. Agak disayangkan padahal aku berharap cerita Darika dan Juntharakan tidak hanya sebatas itu saja.

Novel ini termasuk dalam genre chick-lit yang tidak fokus pada konfliknya tapi pada proses menuju akhir ceritanya. Tentu yang akan

[Review] 100 Quotes Simple Thinking About Blood Type


Judul : Simple Thinking About Blood Type 100 Quotes
Penulis: Park Dong Sun
Tebal: 140 hlm
Penerbit: Haru
Terbit: 2016
Rating: 5/5

Saya selalu suka dengan buku-buku yang memuat informasi tentang karakter para golongan darah. Saya jadi tahu bahwa setiap orang terlahir unik karena tidak lepas dari golongan darah dan gen yang mereka bawa sejak lahir. Lingkungan tempat mereka dibesarkan kadang menyembunyikan hal-hal unik dari empat golongan darah ini.

Buku ini tidak terlalu tebal hanya 140 halaman. isinya pun tidak banyak memuat cerita keseharian 4 gol dar ini. Lebih pada kumpulan kutipan yang sudah ada pada 3 buki buku sebelumnya.


Ada kumpulan quotes yang berisi fakta-fakta tentang sifat para golongan darah.

Golongan darah A terkenal dengan sifatnya yang perhatian. Perhatian dengan orang-orang disekitarnya, rasa ingin tahunya juga kuat. Dibandingkan tiga golongan lain, ia yang paling punya jiwa pemimpin dan sikap ini didukung dengan fakta bahwa tipe A sangat perfeksionis untuk urusan pekerjaan. Dan satu hal yang juga terdapat dalam diri si A, mereka sangat berhati-hati dalam membuka perasaannya pada orang lain. Karena tipe A menghindari sakit hati saat mencintai.

Golongan B justru kebalikan dari A. Seperti lawan, golongan B sangat bersebrangan dan jika dipertemukan sering menghasilkan cekcok karena tipe B cenderung tidak ingin diatur, bebas dan semaunya sendiri. B jika dari luar ia sangat cuek, pemalas dan apatis terhadap lingkungannya. Tapi jika sudah berpikiran terhadap apa yang ia inginkan, tipe B sangat pekerja keras dan fokus pada tujuannya. Hal i ini bisa jadi keuntungan atau kekurangan dari tipe golongan darah B.

Tipe O dikenal periang, mudah bergaul dan berorientasi pada tujuannya. Walaupun tidak setiap saat, tapi sebagian besar mereka seperti itu. Ketika jatuh cinta, tipe O akan lebih agresif mendekati pasangannya. Ia selalu mencari tahu apa yang disenanginya dan tahu bagaimana membuat pasangannya nyaman.

Tipe AB, ia memiliki gabungan perpaduan golongan darah A dan B. Jalan pikirannya rumit, dikenal sombong dan tidak bisa diduga. Karena kerumitannya ia dikenal misterius oleh orang sekitarnya.

Yang aku sukai dari buku ini adalah Park Dong Sun tidak kehilangan kelucuan para karakternya. Visualnya tetap manis dan hand lettering sangat cantik. Buku full color ini sangat layak untuk di koleksi dan menantang untuk dibaca 'apakah benar karakter kita seperti itu?'. Ukuran buku ini sangat kecil, bisa masuk kantong dan dibawa kemana saja. Bagi yang sudah mengikuti semua buku Simple Thinking about Blood Type 1-3 jangan rabu untuk memiliki buku ini juga.

Rabu, 28 Desember 2016

Sabtu, 24 Desember 2016

Review Best Time by Tong Hua



Judul: Best Time
Penulis: Tong Hua
Terjemahan: Jeanni Hidayat
Editor: Selsa Chyntia
Proofreader: Seplia
Designer cover: Alvinxki
Ilustrasi isi: Krendy Putra
Terbit: cetakan pertama, November 2016
Tebal: 464 hlm
Rating: 5/5


Dulu Su Man pernah menyukai seseorang, cowok di masa SMA yang gemar olahraga dan membaca bernama Song Yi.  Su Man mengjarnya mati-matian. Perjuangan cintanya berlanjut ke universitas. Walaupun berbeda jurusan tapi tidak masalah untuknya selama ia masih bersama dengan Song Yi.

Tapi Su Man mulai sadar perjuangan cintanya itu tidak membuahkan hasil. Sebelum ia bisa mengatakan perasaannya ia harus melalui cobaan lainnya dengan kondisi ayahnya yang sakit kala itu. Selama 2 tahun terpuruk datanglah si Cabe Rawit yang mengembalikan keceriaannya. Seiring berjalannya waktu Su Man berhasil bangkit dan sosok Song Yi pun lenyap.

Kini Su Man bekerja di sebuah perbankan, hidupnya cukup baik sekarang tapi ia belum memiliki pasangan. Sementara ibunya tetap ngotot untuk menjodohkan Su Man dengan calon pilihannya. Disanalah Su Man setelah 7 tahun tidak bertemu, ia dipertemukan kembali dengan Song Yi.

Selama 7 tahun terakhir Song Yi melalui masa penitian karir yang tidak mulus. Ia melanjutkan S1 ke Amerika dan di Tiongkok setelahnya. Tapi Song Yi tetap tidak berubah di mata Su Man. Tampan, tinggi aduhai dan bersahabat. Su Man makin mengenal karakter Song Yi setelah Su Man memilih pindah ke perusahaan MG dan bekerja di departemen yang sama dengan pria itu.

^^^

Buku ini bercerita tentang kisah karir seorang wanita bernama Su Man yang rela memalsukan data dirinya agar bisa bekerja di perusahaan yang sama dengan pria yang sudah sejak lama ia sukai. Bayangkan bagaimana 7 tahun telah berlalu rasa suka itu tetap bertahan di hati Su Man? Ia wanita yang kuat, terkadang keras kepala dan gigih dengan apa yang inginkan.

Best Time tidak hanya menyuguhkan kisah cinta yang apik antara karyawan dengan atasan, tapi juga masalah internal sesama karyawan yang terjadi di perusahaan. Menurutku tema ini tidak terasa berat-karena sedikit banyak aku mempelajari keuangan saat sekolah. Gaya penulisannya kuakui agak lambat dan berat, tapi aku senang bisa menamatkan buku ini. Terjemahannya pun bersih, aku tidak melihat ada kesalahan disini.

Buku ini menggunakan POV 1 yaitu Su Man. Ia bukan wanita yang ekspresif, seperti wanita kebanyakan saat ini ia memilih untuk tidak banyak ambil peran di kantor. Ia juga berpura-pura sebagai orang asing saat bersama Li Lu Cheng. Walaupun berada di satu naungan departemen yang sama Su Man dan Song Yi menjaga profesionalitas mereka saat di lingkungan kerja. Patut dicontoh nih, walaupun kita punya perasaan dengan atasan tidak membikin kita terbawa perasaan.

Aku sangat suka dengan obrolan Su Man dan Song Yi via MSN. Di sosmed ini mereka berdua membicarakan banyak hal, mulai dari hobi, buku, dan hal-hal di luar pekerjaan. Mereka itu bagaikan teh manis hangat yang menghangatkan.

Silakan dibaca sendiri bagaimana kelanjutan kisah mereka. Buku yang lumayan tebal ini punya kejutan yang tidak terduga. Tentang hubungan Si Cabe Rawit dengan hilangnya Song Yi, tentang karyawan perusahaan yang diam-diam menghancurkan atasannya dan terungkap atau tidaknya identitas asli Su Man di MG.




Selasa, 22 November 2016

[Review] Simple Thinking About Blood Type 3



Judul : Simple Thinking About Blood Type 3
Penulis : Park Dong-Sun
Penerbit : Haru
Terbit: Cetakan pertama, Mei 2015
ISBN :  978-602-7742-51-2
Rating:  5/5

Sebelum ini saya sudah membaca buku STAB pertama tinggal yang kedua saja yang belum saya punya. yang pertama sudah saya resensi dan kini akhirnya jadilah yang ketiga. Park Dong-Sun, aku makin jatuh cinta dengan karya-karyamu.

Buku ketiga seri Simple Thinking About Blood Type adalah kelanjutan dari empat makhluk lucu dan menggamaskan A, B, O dan AB. Sebagai sebuah refleksi empat manusia dengan masing karakter berbeda. Buku ini mmebagi kisah mereka menjadi empat bagian.

Bagian 1.

Di bagian pertama kita akan memasuki dunia sehari-hari para golongan darah.Misal saat mereka sedang menerima telpon. Si A Kalau ia dihubungi karena telah melakukan kesalahan ia akan segera meminta maaf. Tata krama bicara A juga lembut dan sopan. Jika dibandingkan dengan si B, dia itu ...

O, kalau membuat janji dengan seseorang dia akan menelpon untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Si O ini sering bereaksi berlebihan, maka hati-hati saat bicara atau membuat janji dengan si O. Ia tidak akan melupakannya. Sedangkan AB, ia to the point tiap bicara di telpon. Ia bisa merasakan hal ganjil pada lawan bicaranya. Hal lucu lainnya juga terjadi saat mereka diberikan tugas untuk membangunkan orang yang sedang tidur. 

Bagian 2

Di bagian kadua adalah waktunya kembali mengenang masa sekolah. Latarnya ada di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Di bagian episode pertama saya sudah dibikin ngakak dengan aksi si O yang mengejar bus sekolah. Sementara si A malah memperhitungkan kecepatan bus itu, yang menurut AB yang cenderung humanis dan sok tahu menyangkal pemikiran A. Tapi begitulah AB, pendapat dan jalan pikirannya sulit ditebak.

Bagian 3

Di bagian ketiga ini cocok dengan kehidupan orang dewasa. Pengemasan cerita berfokus pada karyawan dengan masing-masing golongan darahnya. Kita akan makin menganal bahwa goldar A berusaha menghindari konflik internal antar karyawan. Ia melakukan pekerjaan yang memang jadi jatahnya dan tidak ingin semua berjalan harmonis.Sebagai bos si A akan lebih respek dan menaruh kepercayaan pada mereka yang sopan dan taat aturan. Goldar B terang-terangan digambarkan sebagai karyawan yang individualis. Ia tidak ingin melibatkan hubungan yang lebih dalam dengan karyawan lainnya. B ini memang idealis dan ingin diapresiasi atas idenya, hal ini membuat ia tampak egois.Untuk si O dan AB silakan baca sendiri, dijamin akan menambah wawasan dan dihibur dengan empat goldar ini.




Bagian 4

Terakhir, bagia keempat bercerita tentang kehidupan dan percintaan. Disini akan ada kehidupan keluarga yang masing-masing penghuninya berbeda tipe goldar. Tapi itulah yang menarik, Mulai dari salah-menyalahkan soal hal sepele saja, misal karena berisik atau ada salah satu anggota yang tidak terima dikritik. yeah, buku ini seperti tonjokan keras untukku. Menyadarkan aku banyak hal yang harus kuubah dalam cara interaksi dan bicaraku. 

Nyonya Kim-Goldar B: "Golongan darah B selalu merasa memulai obrolan."

Penulis : "Oi nyonya Kim, karena nyonya selalu menyela omongan orang lain, mereka menjadi malas dan nggak mau cerita lagi."
Buku ketiga ini sangat cocok dimiliki kalian yang masih belum puas dan selalu haus akan keajaiban dari empat golongan darah. Ada beberapa foto dari pembaca STAB yang dipajang di antara dua bab, bisa jadi itu ada wajahmu disana. Ada beberapa cerita baru yang belum dimuat di buku sebelumnya. yuk lengkapi koleksi STAB ini dan kenali lebih dalam golongan darahmu dan kerabat dekatmu ^,^

Selasa, 18 Oktober 2016

Book Review A & D by Louise Carreon | Based on Wattpad


Budul Buku: A & D

Penulis: Louisse Carreon

Penerjemah: Dewi Sunarni

Penerbit: Haru

Terbit: Juni2016

Harga: Rp 59.000,-

Tebal: 288 hlm

ISBN: 978-602-7742-92-8


Rating : 5/5


Sinopsis

Aaron adalah seorang atlet. Dakota bukan. Aaron sangat populer. Dakota jelas tidak. Aaron tampan. Dakota… cantik? Hm… tidak. Namun, mereka adalah sahabat baik.

Aaron menyukai Dakota… sebagai seorang teman. Sayangnya, Dakota tidak hanya menyukai Aaron… dia mencintai cowok itu.

Mencintai sahabatmu sendiri itu menakutkan. Mencintai sahabatmu, sang idola di sekolah… itu lebih menakutkan.

Minggu, 25 September 2016

Review The Bet by Kimberly Joy Vilanueva | Based from Wattpad





Judul : The Bet
Penulis : Kimberly Joy Villanueva
Penerjemah : Brigida Ruri
Penyunting : Hisni Munafarifana
Proofreader : Arumdya Tyasayu
Desain cover dan ilustrasi isi : Inke Aleverinne
Penerbit : Haru Media
Philippine edition published 2013 by Pop Fiction, imprint of Summit Books
Terbit : Juli 2016
Tebal : 320 hlm ; 19 cm
Rating : 5/5


“Cinta itu aneh, karena kita tidak pernah bisa memilih dengan siapa kita jatuh cinta, dan kita tidak bisa yakin apakah orang yang kita cintai juga mencintai kita. Hidup tidak bisa diduga. Hal-hal yang tak dapat diperkirakan bisa terjadi. Hanya dalam sekejap, hidupmu bisa berubah selamanya.” – Sophia Taylor

“Kita tidak bisa menentukan dengan siapa kita jatuh cinta. Cinta bisa datang di tempat dan situasi yang sama sekali tak terduga.” – Drake Swift
 
Drake Swift, cowok paling dikenal dan masuk jajaran elite yang disukai cewek-cewek seantero sekolah harus menuruti tantangan yang diberikan Andre karena ia kalah taruhan. Tantangan yang diberikan Andre sangat sederhana. Drake harus berkencan dengan seorang gadis yang dipilihkan Andre untuk nantinya dijadikan sebagai pacar. Tapi bukan sebagai pacar sungguhan, Drake harus membuat gadis yang terpilih itu menerima cintanya pada hari ke 31 lalu memutuskannya tepat saat itu juga sekaligus mengaku bahwa pernyataan cinta itu hanya sebagai taruhan.

Selasa, 06 September 2016

[Review] Scarlet


Judul : Scarlet (The Lunar Chronicles #2)
Penulis: Marissa Meyer
Penerjemah: Dewi Sunarni
Penyunting: Selsa Chintya
Penerbit: Spring
Terbit : Cetakan pertama, Februari 2016
Tebal : 444 halaman


Resensi Bokis: Kisah Gelap Dunia Seleb karya Maman Suherman


Judul: Bokis: Kisah Gelap Dunia Seleb
Penulis: Maman Suherman
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia
Genre: Non-fiksi, entertainment
Bahasa: Indonesia
Terbit: 14 September 2012
Tebal: 124 halaman
Cover: Paperback
Ukuran: 13.5 cm x 20 cm

Sinopsis

Dengan empati dan rasa humornya, Maman Suherman, seorang jurnalis infotainment kawakan, menyingkap kisah mencengangkan, menyedihkan, bahkan cerita konyol di balik gegap gempita panggung hiburan Indonesia. Siapa sangka orangtua menghalalkan segala cara demi popularitas anaknya? Anda yakin suara penyanyi yang Anda dengar adalah suaranya sendiri? Bagaimana pula seorang jurnalis menghadapi rayuan manis narasumbernya? Dalam 33 artikel yang ditulisnya dengan gaya santai dan kocak di buku ini, kita akan diajak menatap apa yang selama ini tidak kita lihat dan menyimak apa yang belum pernah kita dengar.
“Di balik gemerlap dunia infotainment tersembunyi aneka kisah menyesakkan calon artis dan keluarganya. Di tengah industri hiburan media yang masif, terjadi persekongkolan agen artis, biro iklan, pejabat, politisi, sang artis, termasuk wartawan. Semuanya dikupas cerdas oleh Maman Suherman.”
Eko Maryadi, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI)
“Buku ini bisa dinikmati dalam berbagai perspektif. Bokis bisa menghibur karena penuh dengan anekdot lucu dan persepsi orisinal, tapi juga bisa menambah ilmu, karena tanpa disadari pembaca, Maman Suherman tidak per nah lepas dari intelektualitasnya sebagai sarjana sosial. Dalam karier yang penuh warna, kedua sifat Maman Suherman selalu bersandingan. Entertaining, analytical.”
Wimar Witoelar
“Menghadapi seorang ibu yang menjual anaknya agar menjadi selebriti mungkin hal biasa bagi sebagian orang dalam dunia hiburan. Namun, bagaimana Maman mengendalikan diri untuk tidak mudah menjual profesionalismenya belum tentu dapat dilakukan jurnalis media hiburan lainnya. Begitu juga ketika Maman memutuskan untuk tidak menggunakan video aborsi artis muda sebagai bahan berita. Keputusan yang menurut saya sangat meng harukan.”
Ezki Suyanto, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia
“… terbius dan tercengang….”
Donna Agnesia, Artis
“Beranikah kita menatap cermin ini?”
Sakdiyah Ma’ruf, Feminis

Resensi

Bokis: Kisah Gelap Dunia Seleb adalah buku karya kang Maman yang berhasil diselesaikan dalam 24 jam. Padahal sebelumnya saya sudah memantapkan diri membaca Re tapi akhirnya buku ini yang lebih dulu masuk garis finish. 

Kisah Gelap Dunia Seleb berisi kumpulan kisah kang Maman selama menjalani profesi jurnalis. Tidak hanya menceritakan tentang dirinya, tapi teman-teman  satu rekannya juga ikut diceribagtakan. Mereka yang menyebut dirinya kuli tinta dan kerap kali melalui berbagai rintangan selama menjadi jurnalis. Di buku inilah manis pahit kisah mereka dilukiskan dengan tinta oleh kang Maman jadi buku Kisah Gelap Dunia Seleb. 

Bukunya terbilang tipis tidak lebih dari 124 halaman, Berisi kumpulan bab yang menceritakan tiap pengalaman dan suka duka profesi jurnalis. Ada kisah kang Maman yang harus meilput berbagai narasumber, mulai dari publik figur berbagai kalangan, bintang film panas, pejabat hingga penelusurannya pada dunia hiburan yang gelap diceritakan di buku ini. Pengalaman kang Maman pergi haji entah dengan sebutannya yang aneh bin ajaib juga ikut diselipkan. 

Profesi jurnalis adalah pekerjaan yang mulia. Sangat membanggakan dan hal itu bisa kurasakan saat membaca buku ini. Kemuliaan hatinya untuk memegang jabatan yang bermulai dari jurnalis kampus hingga sampai tingkat yang cukup dipandang sebagai direktur pelaksana sangat pantas dihargai. Perjuangannya ditulisnya sedikit demi sedikit dibuku ini. Dan makin kuteruskan membacaku makin kuat niatku untuk bisa menjadi seorang jurnalis.

Aku suka sekali dengan gaya menulis kang Mamaak terten yang singkat, padat, luwes dan kadang konyol. Aku dibuat terheran-heran dengan isi pikiran jurnalis berkepala plontos ini. Kadang bisa jadi penuh tawa, menggores hati, menyentuh kalbu dan juga konyol terutama yang menyangkut sensualitas wanita dan pria. Gaya berceritanya tidak tertebak dan tidak mengada-ada. Dalam pikiranku, polos sekali kang Maman ini. hahaha. Mungkin hal itulah yang membuatnya dicintai dan terus bertahan dengan profesinya sebagai kuli tinta.

Membaca Kisah Gelap Dunia Seleb selain mengharukan, miris tapi juga membuatku tertawa terpingkal-pingkal. Aku tidak tahu sepolos apa kang Maman di masa mudanya, tapi tiap kali ia menuliskan hal-hal yang melibatkannya dengan selebriti sexy sebutlah begitu aku tidak bisa menahan tawa. Buku ini membuka mataku tentang kehidupan dunia seleb yang ternyata memang gelap. Ada harga yang mahal yang harus dibayar para publik figur untuk bisa masuk ke dunia gelap ini. 

Jangan lupakan dengan ilustrasi kecil-kecilan yang diselipkan di tiap cerita di buku ini. Walaupun ala kadarnya tapi tetap tidak mengurangi esensi cerita didalamnya. 

Yang mengaku ingin jadi jurnalis, silakan baca buku ini :)

Kamis, 18 Agustus 2016

[Review] Cheeky Romance



Cheeky Romance
Penulis: Kim Eun Jeong
Penerjemah: Putu Pramania
Penyunting: NyiBlo
Design Cover: COKROID ifulution@gmail.com
Penerbit: Haru
Cetakan kelima, November 2014
447 halaman
Rating  : 4,5/5

Menemani sahabatnya So Yeong untuk memeriksakan kandungan di rumah sakit malah berbuntut kesialan untuk Yoo Chae. Salah seorang dokter kadungan di rumah sakit itu yang sempat menarik perhatiannya tiba-tiba muncul dihadapannya saat tengah siaran langsung.

Yoo Chae bekerja sebagai reporter di sebuah stasiun TV. Persaingan untuk mendapatkan acara tv tetap membayang-bayangi reporter disana. Ketika Yoo Chae berkesempatan mendapatkan acara tetap di bidang kuliner sebuah insiden terjadi. Seorang dokter kandungan menjegat Yoo Chae yang sedang melahap bubur kacang merah, ikan fugu dan menenggak alkohol. Dokter itu tidak tahan melihat kelakuan Yoo Chae yang tengah hamil memakan makanan itu karena dapat membahayakan bayinya. Dokter itu melakukannya persis ditengah acara disiarkan secara langsung di seluruh penjuru negeri. Yoo Chae sangat malu akan hal itu dan ia djuluki sebagai 'Ibu Hamil Nasional'.

Senin, 15 Agustus 2016

Book Review I Love You, Kkoma by Lim Eun Hee


Judul : I Love You, Kkom
Penulis : Lim Eun Hee
Penerjemah : Asma Azizah
Penyunting : Nyi Blo
Proofreader : Yuli Yono
Desain cover dan ilustrasi isi : Angelina Setiani
Penerbit : Haru
Terbit : April 2016
Tebal : 252 hlm ; 19 cm
978-602-7742-83-3
Rating : 5/5


Memiliki sahabat seperti Lee Seong-chan adalah kebahagian sekaligus hal paling menyebalkan untuk Jeong Da-um. Setiap pagi Seong-chan akan mengolok-oloknya yang susah bangun pagi dan memanggilnya Kkoma karena tubuhnya kelewat pendek. Padahal saat masih kecil tinggi badan Jeong Da-um jauh diatas Seong-chan. Jeong Da-um  yang merasa dirinya lebih tinggi terus meledek Seong-chan bahkan hingga membuatnya menangis. Tapi walau sering bertengkar dan menjahili satu sama lain persahabatan mereka terus terjalin hingga bangku SMA. 

Tapi mendadak tinggi anak itu melesat jauh setelah memasuki kelas 2 SMP. Entah program apa yang dijalankan Seong-chan sampai ia bisa setinggi 183 cm seperti saat ini. Dunia seperti berkomplot untuk menyerang balik Jeong Da-um lewat kenyataan bahwa Seong-chan kini lebih tinggi diatas Jeong Da-um. Ia bukan lagi bocah cengeng yang mudah menangis, Seong-chan tumbuh menjadi pria populer yang digandrungi gadis-gadis di SMA. Ketampanannya membuat gadis-gadis ingin mendekatinya. Tapi tidak terhadap Jeong Da-um. Ia dan Seong-chan hanya sebatas berteman dan lagi pula mana mau Seong-chan melirik Jeong Da-um lebih dari sebatas teman. 

Jeong Da-um adalah kebalikan dari Seong-chan. Memiliki tubuh gemuk, mata sipit, pipi yang tembam dan badan pendek melebihi gadis seumurannya. Bisa dibilang Jeong Da-um adalah gadis yang tidak akan dipandang oleh pria manapun. Yang diinginkannya hanya hidup tenang dan terhindar dari ejekan Seong-chan. Rasanya sulit untuk mewujudkan impian itu. Gadis-gadis di sekolah selalu mengerubunginya untuk menggali informasi tentang hal-hal yang disukai Seong-chan. Tidak hanya itu sering kali mereka membicarakan Seong-chan di belakang dan menyebar isu bahwa selama ini ia berpacaran dengan Seong-chan. Melihat orang-orang yang hidup di balik topeng  membuat Jeong Da-um kesal.

Minggu, 31 Juli 2016

Resensi Buku Islam Sehari-Hari karya Vebi Djenggotten




Islam Sehari-Hari
Penulis/Ilustrator : vbi_djenggotten
Penyunting : Firdaus Agung
Desain Sampul & Tata Letak : Deff & Nihal
Penerbit : QultumMedia
Redaksi : Jl. H. Montong No. 57 Ciganjur, Jagakarasa, Jakarta Selatan 12630
Telp. (021) 7888 3030, Ext. 213, 214, 216
Distributor Tunggal :
PT AgroMedia Pustaka
JL. Moh. Kahfi II No. 12A Rt.13 Rw.09,
Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Tebal : 116 hlm : 1 x 2 cm
Terbit : Cetakan pertama, Februari 2013

Rating : 5/5


Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Tapi hal itu tidak membuat negeri dengan yang dulunya dijajah VOC ini menjadi sebuah negara Islam.

Penduduk yang mayoritas kebanyak beragama Islam belum tentu menganut penuh ajaran agamanya. Hanya sebagian kecil yang mengamalkan ajaran Islam didasari ketentuan yang benar. Islam bukan agama sembarangan, Nak. Hal-hal kecil sekecil bagaikan pasir di Parang Teritis pun diatur didalamnya. Dan tidak jarang hal-hal kecil yang berada di sekitar kita justru disalah pahami oleh orang-orang yang ngakunya Islam di negeri ini. 

Dan buku ini atau lebih tepat disebut komik ini akan menyuguhkan penyelewengan ajaran Islam pada kalian yang sebenarnya sepele, tapi boleh jadi satu diantaranya pasti pernah dilakukan.

Islam Sehari-Hari

Yang Penting, Yang Terabaikan 

Rabu, 30 Desember 2015

Angels and Demons (Malaikat dan Iblis) - Dan Brown




“Skepticism has become a virtue. Cynicism and demand for proof has become enlightened thought. Is it any wonder that humans now feel more depressed and defeated than they have at any point in human history? ”
Dan Brown, Angels & Demons
 

Judul: Angels and Demons (Malaikat & Iblis)

Penulis: Dan Brown

Penerbit: Serambi
Bahasa: Indonesia

Penerjemah: Isma B. Koeslamwardi

Penyunting: Vira Masayuti dan Zaki Peaba

Pewajah isi: Tim Artistik Serambi

Terbit: Cetakan 1, Februari 2005
Rating: 5/5

Catatan Penulis

Semua referensi mengenai benda-benda seni, beberapa makam, terowongan, arsitektur di Roma adalah betul-betul nyata (tepat sesuai dengan tempatnya) dan dapat disaksikan hingga kini.
Persaudaraan iluminati juga nyata.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...