Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogging. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Mei 2017

Online Shop, Inilah Yang DIbenci Para Pecinta Buku Dari Mereka



Big Bad Wolf telah berakhir dilanjutkan dengan Islamic Book Fair. Mereka bagaikan iblis-iblis kecil yang bersekongkol memeras kantung rekening penikmat buku Indonesia. 

BBW yang merupakan singkatan dari Big Bad Wolf jelas berbeda dengan IBF. BBW merupakan bazar buku import terbesar yang penyelenggaranya bukan dari Indonesia. Malaysia yang pertama kali mencetuskan acara seperti ini. 

Selasa, 16 Mei 2017

KIAT-KIAT MENULIS KREATIF BERSAMA NOVELIS TERNAMA



Bersama ;
Robin Wijaya
Eka Y Saleem
Helvi Tiana Rosa

Acara berbasis seminar ini adalah yang pertama kali kuikuti selama menjadi mahasiswi. Pusdima FIS UNJ adalah organisasi dibawah naungan BEM Fakultas Ilmu Sosial UNJ yang bergerak dibidang kepenulisan, penelitian dan pengembangan. Terdapat tiga divisi yang ada di dalam struktur Pusdima salah satunya adalah divisi penulisan.

Divisi kepenulisan bergerak dibidang karya tulis baik berupa liputan, opini, karya sastra puisi, cerpen dan lainnya. Ketua divisi ini memiliki kecenderungan menulis karya ilmiah dan opini. Tapi hal itu tidak membuat divisi penulisan terbatas pada karya-karya tulis yang serius. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kegiatan Seminar Kepenulisan. Inilah yang aku ikuti beberapa waktu lalu dan mempertemukanku dengan penulis-penulis hebat.

Mengusung tema "KIAT-KIAT MENULIS KREATIF BERSAMA NOVELIS TERNAMA" aku datang menuju tempat acara seusai mata kuliah. Aku berhasil keluar ruangan lebih cepat, Pada saat iu baru selesai UTS dan pikiranku sedang melalangbuana entah kemana. Di hari kesembilan bulan Mei ada sejumalh acara yang diadakan bersamaan. Awalnya sempat bingung ingin menghadiri yang mana dulu. Di jam yang sama ada talkshow yang merupakan rangkaian pengenalan pers bagi kaum muda. Belum juga memantabkan hati salah seorang temanku mengajak untuk ke acara yang diadakan oleh BKKBN dan yang cukup menggoda kala itu disana disediakan goodie bag dan cemilan. Diriku seperti berada diantara tiga pria menggoda yang menarikku tak tentu arah. 

Selepas keluar kelas aku hanya mengikuti kemana kakiku membawaku. Rupanya ia mengarahkanku ke seminar kepenulisan itu. Aha, semoga belum terlewat jauh itu yang ada dalam benakku. Lalu disanalah aku, di dalam ruangan yang seperti auditorium dengan dinding keramik berwarna cokelat dan disinari sorot lampu kaca. Ini kisahku. 

***


Senin, 28 November 2016

Blogger is Sexy With Kang Maman #GrasindoBlogtionship


Minggu (27/11), di sebuah sudut kedai kopi di kawasan Kemang , Jakarta Selatan, dua belas orang blogger menghadiri acara kongkow yang diadakan oleh penerbit Grasindo. Acara ini di khususkan bagi blogger yang telah mendedikasikan dirinya untuk menjadi spesialis blogger buku. Menariknya acara ini baru pertama kalinya diadakan oleh Grasindo bahkan yang pertama kali di Indonesia dengan mengundang Maman Suherman sebagai pembicara dan bekerja sama dengan Scoop sebagai partner.

Senin, 31 Oktober 2016

BLOGTOUR: Review The Bond



THE BOND

Penulis: Eve Shi
Editor: Prisca Primasari
Proofread: Tharien Indri
Sampul: Dwi Anissa Anindhika
Layout: Gita Mariana
ISBN 978-602-74924-0-0

Genre : HOROR/MISTERI

Blurb 

ku akan memberitahumu sebuah cerita yang membuatku sangat tidak nyaman. Semuanya dimulai ketika aku menemukan sejumlah kaset peninggalan mendiang Mama. Mendengar kembali suara orang yang seumur hidup kau cintai menghangatkan hati dan jiwamu. Tapi yang aku temukan tak hanya itu. Mama bilang, ada sesuatu yang mencurigakan tentang rumah yang sedang aku tempati ini. Sesuatu yang belakangan membuatku terlibat dalam urusan masa lalu yang belum tuntas.

Sepanjang cerita, aku akan menyebutkan sejumlah karakter; ada yang penting, dan ada juga yang hanya selewat lalu. Ada yang membuatku berdesir hangat, ada juga yang berniat menikamku dan mewarnai akhir cerita ini dengan lumuran darah.

Di situ jugalah letak masalahnya: aku benar-benar tak bisa membedakan mereka....

Selasa, 18 Oktober 2016

Cara Mengenali Ekspresi Seseorang Yang Sedang Berbohong


Seorang Agen FBI Beberkan 10 Ekspresi Wajah Ketika Seseorang Berbohong
Birdman/Alison Rosa/Regency Enterprises/www.imdb.com


Menurut penelitian, bahasa tubuh nggak bisa berbohong. Tanpa lie detector, para ahli bisa mengetahui perbedaan pernyataan yang seseorang utarakan dengan gerak tubuh yang ditunjukkan. Seorang agen FBI yaitu Mark Bouton mengungkapkan ekspresi wajah yang menandakan bahwa orang di depanmu sedang berbohong.

Melirikkan Mata Berulang Kali 

Sikap ini adalah reaksi psikologis yang timbul ketika seseorang merasa nggak nyaman dengan pertanyaan yang diajukan. Melirikkan mata ke kiri dan ke kanan secara berulang bisa dianggap sebagai cara dia untuk mencari jalan keluar saat ketakutan.

Kedipan Mata Lebih Cepat

Menurut Bouton, orang yang merasa stres dan berbohong akan mengedipkan matanya 5 atau 6 kali dalam waktu yang cepat. Namun ada pengecualian bagi penderita Parkinson dan schizophrenia.


Memejamkan Mata Beberapa Detik

Sikap ini dianggap sebagai bentuk perlindungan ketika seseorang tengah berbohong. Wah, perlu diamati lebih lanjut nih kalau ada orang yang suka memejamkan mata saat mengobrol sama kamu.

Menatap atau Melirik Ke Kanan

Orang yang mengandalkan tangan kanan mereka cenderung melihat ke arah kanan ketika berbohong dan ke arah atas atau kiri untuk mengingat kejadian sesungguhnya. Sedangkan untuk orang kidal, mereka akan melakukan hal yang sebaliknya.

Senyuman Palsu Tanpa Ekspresi

Orang yang tengah berbohong atau memberikan senyuman palsu adalah ketika mata mereka nggak ikut terpengaruh dengan gerakan bibirnya. Hal tersebut makin diperkuat ketika kerutan di sekitar mata nggak muncul.



Menggaruk atau Menyentuh Wajah Saat Bicara

Bourton menjelaskan bahwa seseorang yang telah berbohong akan merasakan bahwa wajahnya sedikit gatal. Hal tersebut merupakan reaksi kimia yang muncul ketika seseorang mengarang cerita.

Mengerucutkan Bibir

Ketika seseorang berbohong, maka dia akan merasa bahwa bibirnya sangat kering. Hal itu juga terjadi ketka seseorang merasa gugup. Maka dari itu, dia akan mengerucutkan bibir untuk mengurangi rasa kering tersebut.


Tangan, Kening dan Pipi Berkeringat 

Meski situasinya nggak panas, orang yang gugup terutama karena berbohong akan mengeluarkan keringat dalam jumlah lebih banyak di area leher belakang, dahi dan pipi.

Wajah Memerah

Untuk perempuan, tanda pipi merona bukan hanya muncul saat merasa malu. Blushing adalah efek yang ditimbulkan ketika sympathetic nervous system memberikan respons terhadap hormon adrenalin yang keluar.


Menggelengkan kepala Secara Spontan

Orang yang tengah memberikan pernyataan dan secara refleks menggelengkan kepala, dia tengah menolak pernyataan yang dia ucapkan sendiri. Sebaliknya, orang yang jujur cenderung menganggukkan kepala mereka.

Ayo, mungkin kamu kalau sedang berbohong juga melakukannya,


Aku punya satu judul buku yang tema ceritanya juga seputar Kebohongan. Ditulis oleh E. lockheart kamu akan mendapati twist dan kejutan yang nggak akan kamu duga selama membaca buku ini. Selamat membaca dan berhati-hatilah dengan pembohong disekitarmu.





Jumat, 30 September 2016

[Blogtour] The Winner Announcement Giveaway Wonder Fall


Kali ini akan ada 1 exemplar novel Wonder Fall yang akan di berikan untuk peserta blogtour. Di sponsori oleh Twigora, semoga kamu tetap semangat ikut giveaway ini yah.
"Apa kamu sudah berhasil menang giveaway ini di salah satu host blogtour Wonder Fall sebelumnya?" Belum.
"Sudah pernah baca salah satu novel Elektra Queen?" Belum juga.
Kalau begitu ini kesempatan terbaikmu untuk mendapatkan novelnya di sini. Mari di simak dulu syarat dibawah ini.

Kamis, 29 September 2016

[Blogtou] Inteview with Elektra Queen - Wonder Fall

Welcome back to Booch Consultant!


Pernahkah kalian merasa sesuatu yang kalian rasa tidak mungkin terjadi, sesuatu yang menurut kalian jelas itu imposible sekali terjadi dalam hidup kalian? Saya merasakan hal itu, belum lama, tepatnya saat mendaftarkan diri untuk menjadi host. Saya mendaftarkan untuk ini cukup telambat. Beberapa teman blogger sudah sibuk mendaftarkan diri sementara saya saja telat tahu informasinya. Tugas dan kegiatan kampus cukup menyita waktu saya saat itu. Dan saya agak ragu apakah nanti saya akan terpilih nanti, tapi saya berusaha berpikiran positif mungkin dari dua apply yang saya kirim ada yang nyantol di hati Twigora. Alhamdulillah hanya berselang seminggu ada balasan menggembirakan yang saya dapat dari penerbit. Apply yang saya ajukan diterima oleh mereka, bukan hanya satu tapi dua sekaligus untuk novel terbarunya Christian Simamora. 

Minggu, 25 September 2016

Event IIBF 2016 with Blogger Buku Indonesia (BBI 2011) dan Goodreads Indonesia


Hallo, siapa yang sudah tahu event IIBF?

IIBF adalah sebuah festival perbukuan tahunan yang diadakan di Indonesia, yang mana setiap tahunnya selalu mengundang salah satu negara untuk menjadi guest honour selama festival di adakan. Karena namanya festival buku maka akan acara akan diisi oleh penerbit, penulis dan penampilan budaya dari negara tuan rumah dan negara guest honour.

Acara IIBF 2016 akan diadakan pada tanggal 28 September sampai 2 Oktober. Acara ini juga didukung sejumlah komunitas untuk meramaikan acaranya. Ada yang spesial di tahun ini karena Blogger Buku Indonesia (BBI 2011) dan Goodreads Indonesia akan turut serta.

Jangan lupa berkeliling dan mampir ke stan BBI dan Goodreads yaa. Selain bisa ketemu kakak-kakak blogger, kamu juga akan ketemu beberapa anggota GRI disana. Bakal ada apa saja disana? Buanyakk. Ada merchendaise dan buku-buku menarik yang bisa kalian lihat sampai beli.  Siapa tahu ada wishlist buku yang kamu cari selama ini. Yuk ke IIBF :)

Book Update : Holy Mother | Buku Baru



Holla! Book update is back!

Jumat, 16 September 2016

[Blogtour] Interview with Christian Simamora - Typo

Halo pembaca semuaaa, 

Sudah lama blog ini tidak diisi dengan blogtour ya. Terakhir kali blog ini mengadakan blogtour adalah di bulan April dan itu juga bekerja sama dengan penerbit Twigora. Alhamdulillah kali ini terpilih kembali ^^

Hari ini adalah hari pertama rangkaian blogtour novel terbaru Christian Simamora yang berjudul Typo. Sebagai host pertama saya merasa senang sekali bisa diikutsertakan oleh penerbit Twigora  untuk mengisi rangkaian blogtour yang akan belangsung selama 10 hari kedepan.

Teman-teman, blogtour yang diadakan selalu terasa spesial karena host akan memberikan tiga postingan terkait buku yang diinformasikan. Masing-masing artikel akan di post berurutan dan berjarak tiga jam. Postingan pertama berisi wawancara dengan penulis. Disini kamu bisa mengenal siapa sih penulis dibalik buku tersebut, bagaimana proses kreatif menulisnya dan hal-hal seputar buku tersebut with no spoiler. Dilanjutkan postingan kedua berisi ulasan buku dan challenge menarik yang sudah disiapkan penebit untuk tiap host. Terakhir adalah giveaway berhadiah buku untuk pembaca yang setia mengikuti rangkaian blogtournya.

Typo, alias Typographical eror adalah istilah kesalahan penulisan yang kerap ditemui dalam suatu tulisan. Di buku ini kalian akan mengetahui apa maksud dari typo dalam hal percintaan menurut bang Ino. Setelah aku baca kemarin Bang Ino ini kece banget berusaha mengaitkan hubungan antara typo dengan jalinan asmara tokoh-tokoh di buku ini. Ulasan lengkapnya setelah ini ya.

Bang Ino ini sudah terkenal dengan buku series #JBoyFriend-nya. Dan Typo adalah buku kesembilan dari seri #JBoyFriend ini *Banyak banget sudah sampai sembilan*.

Sebagai pembuka, mari simak wawawancaraku dengan Christian Simamora dan buku terbarunya Typo.

Rabu, 17 Agustus 2016

Book Update : Buku Yang Akan Diterjemahkan Penerbit Spring


Hello! Time to Book Update!

Update buku kali ini berasal dari laman sosial media Penerbit Spring. Itu lho penerbit yang sudah menerjemahkan buku The Lunar Chronicles dan Two All The Boys I've Loved Before sebelumnya.

Kabarnya mereka akan menerjemahkan beberapa buku yang aku sendiri belum pernah membacanya. Mari kita lihat beberapa judul buku tersebut berikut ini.

Kamis, 11 Agustus 2016

Book Update : Tentang Kamu | Buku Baru

https://www.google.com/imgres?imgurl=http%3A%2F%2Faliciaforest.com%2Fcms%2Fwp-content%2Fuploads%2F2016%2F03%2Fcomingsoon.jpg&imgrefurl=http%3A%2F%2Faliciaforest.com%2Fbooks%2F&docid=yBeh9d5APuOIQM&tbnid=5wxKyPPEm8DEwM%3A&w=470&h=302&safe=active&client=firefox-a&bih=463&biw=1024&ved=0ahUKEwiN78vbiLnOAhXEwI8KHalAAAkQMwgnKAkwCQ&iact=mrc&uact=8
Banner source here

Hello! Time to Book Update!

Kamu yang suka banget sama buku-buku karangan romance dalam negeri pas banget kalau baca update books kali ini. Karena book update kali ini datang dari penulis Indonesia Tere Liye.

Ada kabar berita kalau bang Tere akan mengeluarkan buku baru lagi di tahun ini. Judulnya nggak jauh berbeda dengan buku puisi sebelumnya yang berjudul About Love.

Selasa, 26 Juli 2016

[Ask Author] With Tere Liye - Pulang



Halo, masih setia mampir ke Booch Consultant kan ya? Karena disini kalian bisa nemuin berita dan kabar menarik soal buku dan penulis yang sayang banget untuk dilewatkan. 


Di postingan kali ini saya akan menyajikan tanya penulis bersama Tere Liye saat bedah buku Pulang di Islamic Book Fair (6/3) beberapa waktu lalu. Bedah buku ini dipandu oleh seorang host bernama Jaka Lelana dan disiarkan langsung oleh radio Sindotriwijaya FM. Jadi selain bisa datang langsung ke Istora Senayan pembaca yang tidak bisa datang bisa mendengarkan tanya jawab dengan Tere Liye melalui siaran radio.

Kalau kalian belum pernah baca buku Pulang, kalian bisa baca resensi yang sudah pernah saya tulis di sini.



Di bedah bukunya, bang Tere mengatakan bahwa novel Pulang punya dua premis. Pertama, setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidupnya. Contohnya sakit hati, bertengkar dengan teman atau orangtua,  di khianati, sakit hati atau bertepuk sebelah tangan. Tapi diluar itu kita punya sesuatu yang menarik untuk dipikirkan. Di novel ini punya masalah tersendiri yaitu definisi dari ‘Pulang’.

Premis yang kedua adalah tentang ‘apakah semua orang berhak untuk pulang?’. Tapi bukan arti pulang secara fisik, namun definisi pulang yang lebih hakiki yaitu pulang untuk menemukan hakikat kejelasan dalam hidup masing-masing.  

Tere liye berusaha menggarap premis tersebut menjadi kisah yang menarik dengan membangun  setting yang dekat dengan passion yang ia kuasai seputar dunia ekonomi. (karena aslinya Tere Liye adalah seorang akuntan). Hal ini mennjawab dengan jelas mengapa ia terlihat menguasai hal-hal yang berkaitan dengan dunia shadow economy di novelnya.

Penulis yang punya nama asli Darwis ini mengatakan bahwa dunia shadow economy yang terjadi di dalam novel memang benar terjadi di dunia nyata. Bab pembuka yang melibatkan perburuan babi hutan di pedalaman Sumatra juga sudah disengaja untuk membuat cerita semakin kompleks. Bahkan bang Tere sempat ingin memberi judul pada novel ini menjadi ‘Babi Hutan’. Tapi tentu saja ia membatalkannya dan memilih judul Pulang untuk menarik perhatian pembaca.

Tere Liye juga mengaku menulis novel Pulang tidak sesulit saat beliau menulis novel Rindu. Ia bisa membuat cerita lebih berkembang dengan memasukkan setting tempat yang beragam, contohnya ketika Bujang pergi ke Hongkong, lalu lari ke Filipina dan kembali lagi satu tempat ke Indonesia. Ia juga memasukkan ‘pemanis’ dan twist cerita lewat kisah roman Ayah dan Ibu Bujang yang mendapat penolakkan karena perbedaan masa lalu mereka.
Tidak hanya membahas ringkasan proses menulis, ada sesi tanya jawab untuk pengunjung yang sudah hadir lho. Penasaran apa aja sih yang pembaca tanya ke bang Tere bahas di book fair kemarin? Sekarang mari kita simak Ask Author edisi Tere Liye dan kisah di balik proses penulisan novel Pulang.
Enjoy :)

Minggu, 24 Juli 2016

Tips mengatasi 37 Kebiasaan orang tua yang menghasilkan perilaku buruk pada anak



Tips mengatasi 37 kesalahan mengasuh orangtua  kepada anak dikutip dari buku 37 Kebiasaan Orangtua yang Menghasilkan Perilaku Buruk pada Anak karangan Ayah Edy.

Minggu, 10 Juli 2016

My Reading List - God, This is July!



Kalau dengar kata bulan Juli identik dengan musim panas di negara empat musim. Tapi kali ini di Indonesia bertepatan dengan masa libur panjang. Dan kalau dengar kata libur itu artinya waktunya membaca sepuasnya.

Kebetulan tahun ini saya tidak pergi mudik, waktu libur panjang saya habiskan dengan membaca dan kegiatan indor di dalam rumah. Kedengarannya agak membosankan ya tapi untuk orang-orang yang sulit membagi waktu untuk membaca, waktu libur jadi momen yang pas untuk menyicil buku-buku yang dianggurkan di penyimpanan.

Saya agak miris kalau melihat buku-buku yang menatap melas kepada saya setiap kali saya melewati mereka tanpa sedikitpun menyapa. Kecepatan membaca saya tidak berbanding lurus dengan kecepatan menumpuk buku. Setelah saya menghitung ternyata sudah banyak judul buku yang saya tunda untuk dibaca. *Langsung membayangkan mereka yang kutimbun di rak*.

Sebagai penebus waktu yang hilang tanpa membaca buku, saya menyusupkan beberapa buku yang akan dibaca selama bulan ke tujuh dalam kalender masehi. Berikut diantaranya ...

Sabtu, 09 Juli 2016

Buku Harian Maniak Buku Kocak : Menara Buku



Saya sedang asyik mencemili kue kering edisi lebaran bersama adik saya di ruang tengah. Kemudian tercetus ide untuk menata ulang isi salah satu rak buku kami yang isinya semrawut. Tanpa pikir panjang kami mengeluarkan semua buku dan menumpuknya asal di atas lantai. 

Selasa, 28 Juni 2016

20 Fact and Confession about me | Posting Bareng Juni 2016



Halo!

Masih bersama Booch Consultant di event Posting Bareng BBI edisi Juni 2016. Tema bulan ini menarik sekali berkaitan dengan Bookish Confession: pengakuan para pecinta buku yang nggak pernah diketahui sebelumnya. Disini saya akan buka-bukaan tentang hal-hal apa saja tentang saya sebagai pembaca buku. Tidak menutup kemungkinan akan ada postingan semacam ini di setiap bulannya tapi dengan fakta-fakta menarik lainnya. 

Langsung saja ini dia 20 Facts and Confession about me. Check this out.


1. Pertama kali dikenalkan dengan kebiasaan membaca buku sejak masuk TK. Nggak banyak yang bisa kuingat dari masa kecilku, tapi buku yang berhasil membangkitkan kesukaanku dengan buku saat itu adalah buku bergambar Petualangan di Peternakan oleh Delphine Lacharron dan Isabella Camino. Bentuk fisiknya cukup besar dan memiliki ukuran 220 mm x 295 mm. Tebalnya hanya 114 halaman tapi isinya berwarna dan punya kualitas kertas yang tebal dan licin. Enak buat di elus-elus atau dibawa tidur *buat dipeluk juga enak*. 

2. Bertekad mengumpulkan seluruh seri Little House karangan Laura Ingals Wilder. Sejak mulai masuk SD saya tergila-gila dengan seri Little House, sayangnya waktu itu hanya pinjam lewat teman. Setelah sekian tahun baru sadar ternyata buku serial ini sudah sangat lama diterbitkan oleh Elexmedia dan sepertinya belum ada rencana di cetak ulang. Buku serial ini masuk daftar BUKU SERI ANAK YANG HARUS SAYA KUMPULKAN.

3. Jatuh cinta dengan seluruh seri The Magic School Bus karangan Joanna Cole. Masih saat SD, saya sudah membaca koleksi buku Magic School Bus. Tetangga belakang rumah saya berhasil membuat saya ketagihan membaca buku ini. Karena membaca buku selain buku pelajaran dirumah saya dianggap ilegal, saya membaca beberapa judul dari seri ini diam-diam di sekolah. Sayang sekali Elexmedia tidak pernah mencetak ulang kembali seri buku ini, padahal saya ingin sekali mengumpulkan semua koleksinya. The Magic School Bus juga masuk daftar BUKU SERI ANAK YANG HARUS SAYA KUMPULKAN.

4. Nggak suka baca buku diselingi aktivitas lain, misal makan, nonton tv, masak, push up atau angkat beban.

5. Sangat suka dengan buku-buku ysng menyisipkan data sejarah di dalamnya. Buku Harian Annie Frank jadi yang pertama kali saya idolakan semasa SD. Sampai sekarang masih suka membaca buku yang seperti ini.

6. Penyuka beragam jenis genre buku tapi paling dominan buku Romance, Thriller dan fantasi.

7. Sering menyesali diri terlambat mulai membaca buku. Sampai akhirnya buku-buku yang dirasa bagus sudah tidak beredar di pasaran lagi dan hal ini menyulitkan saya menemukan buku-buku tersebut.Tapi ada juga buku-buku yang BOOMING tapi aku nggak pernah baca satu pun misal seri Harry Potter atau buku-buku ecek-ecek Ika Natassa.

8. Menyebut dirinya penggemar berat Enid Blyton. Saya baru kenal dengan penulis ini saat saya masuk perpustakaan SMP. Buku karya Enid yang paling saya sukai adalah serial Malory Towers. Saya sudah membaca ketujuh bukunya dan sampai sekarang masih mengidolakannya. Lagi-lagi seri ini belum dicetak ulang oleh Gramedia, padahal saya ingin sekali mengoleksi Malory Towers, Lima Sekawan, dan St. Clare. Dimana ... Dimana ... Dimana ...

9. Ingin sekali punya koleksi buku-buku Roald Dahl. Buku yang bisa disebut pertama dan terakhir kali saya baca dari karangan Roald Dahl hanya The BFG. Wow, setelah sekian lama buku ini akhirnya akan diangakat ke layar lebar dengan judul yang sama. Nonton, yuk!

10. Sejak dulu sampai sekarang masih suka dengan buku cerita rakyat daerah dari penjuru Indonesia. Entah dimana bisa menemukan koleksi buku seperti ini kalau bukan di perpustakaan SD dan daerah.

11. Buku klasik pertama yang dibaca adalah Secret Garden. Masih ingat banget kalau buku ini punya logo mawar mewah di bawahnya yang jadi ciri khas Gramedia untuk beberapa buku tertentu saat itu. Dan sayang sekali lini buku seperti ini sudah sulit ditemukan.

12. Memiliki cetakan awal Gone With The Wind dan Scarlett hasil koleksi Ibuk semasa mudanya. Dan yang membuat buku ini spesial adalah masih dalam bentuk edisi tahun 1993 dan terbagi menjadi empat buku. Tapi dari keempat bukunya saya masih belum berminat untuk membacanya.

Seri Gone With The Wind 1993


13. Penggila serial komik Hai, Miiko! sejak SMP dan anime Hunter x Hunter.

14. Pernah diam-diam baca komik dewasa saat SMP. itu pun hasil numpang baca di kios majalah bekas tempat biasa menunggu angkot. Masih kebayang sensasi deg-degannya kalau tiba-tiba dipergokin pemilik kios kalau bocah SMP lagi baca bacaan yang nggak sesuai umur xD *ngumpet*.
  
15. Mengoleksi buku bertanda tangan Tere Liye. Walaupun penulisnya dianggap suka membuat sensasi, buku serial Negeri Para Bedebahkarangannya seru sekali.Jangan lupa di masukan ke daftar bacaanmu ya (^,^)v.

16. Judge the book by it’s synopsys. Kalian bisa menyebut saya pelit atau terlalu serius dalam memilih buku yang saya baca. Silakan saja, ditengah banyaknya buku di rak yang minta di comot, tidak mungkin saya sanggup membelinya semua. Dan tidak semua buku disana harus dibaca. Dengan tekun saya telusuri review dan rating buku yang saya incar agar tidak kecewa saat dibawa pulang.

17. Paling suka menggauli buku di tempat tidur. Nggak suka jadi sorotan orang banyak, di tengah 
keramaian atau di atas kendaraan.

18. Mulai menjadi poligamist reader semenjak mati kebosanan membaca Critical Eleven.

19. Tidak suka menimbun buku. Sulit move on. Sejak dulu dibiasakan hanya dibelikan satu novel setiap beberapa bulan sekali. Setiap kali buku itu habis akan selalu diingat plot utama cerita dan dinikmati perlahan-lahan saat membacanya. Akhirnya setelah buku habis, jadi terjebak nostalgia dan bisa butuh waktu lama untuk move ke buku lainnya. *puk puk puk*

20. Penasaran wajah-wajah anggota dan divisi Blogger Buku Indonesia. Kapan kopdarnya ?? *kode ke anggota bebi*

Itu dulu perkenalan sekaligus pengakuan yang bisa saya sebutkan. Tak kenal maka tak sayang, kan? Kadang kebenaran bisa terasa menyakitkan. 
Sampai ketemu di posbar berikutnya. (((KALAU SEMPAT))).

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...