Tampilkan postingan dengan label Erotica. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Erotica. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Agustus 2016

[Review] Explicit Love Story by Lee Sae In



Explicit Love Story
Penulis: Lee Sae In
Penerjemah: Dimitri Dairi
Cover dan ilustrasi: Angelina Setiani
Penerbit: Haru
ISBN: 878-602-7742-20-8
Cetakan pertama, Juli 2013
386 halaman

Rating : 4/5

Sinopsis




Semua orang menganggapku ahli dalam berpacaran. Bahkan, pertanyaan mendetail tentang cara berciuman dan melakukan hubungan intim juga datang menghampiriku. Sejujurnya, aku merasa sedih setiap kali pertanyaan seperti itu muncul karena sebenarnya aku adalah "tong kosong yang nyaring bunyinya". Ucapan vulgar yang keluar dari mulutku sesungguhnya adalah hasil dari pengetahuan yang kudapat melalui Internet dan majalah.

Lalu, suatu ketika... saat sedang menonton film sendirian di klub film yang kuikuti, film yang tak kuketahui judulnya itu tiba-tiba macet. Sialnya, adegan yang tampil adalah adegan dewasa yang bisa membuat malu siapa pun yang melihatnya.

Sialnya lagi, satu-satunya cara mematikannya adalah mencabut colokan kabel listrik TV yang berada tepat di belakang TV berukuran besar ini. Saat aku sedang bersusah payah memeluk TV itu untuk memindahkannya, seorang pria tiba-tiba masuk.

Mati aku! Mau ditaruh di mana mukaku?


Lee Seon hanya gadis biasa dari keluarga yang juga tidak seberapa. Ia tinggal bersama ayah, ibu dan adik lelakinya yang bernama Lee Jun. Ia sadar ia tidak seberapa cantik dari gadis-gadis lainnya. Walaupun ibunya sendiri memuji dirinya cantik dan menyebut dirinya gadis yang tangguh. Tapi Lee Seon adalah gadis bergolongan darah A yang penakut dan memiliki kebiasaan yang tidak biasa. Ia suka membaca cerita dimajalah dewasa dan membuatnya menjadi  ahli urusan seksual diantara teman-temannya.

Minggu, 10 Juli 2016

My Reading List - God, This is July!



Kalau dengar kata bulan Juli identik dengan musim panas di negara empat musim. Tapi kali ini di Indonesia bertepatan dengan masa libur panjang. Dan kalau dengar kata libur itu artinya waktunya membaca sepuasnya.

Kebetulan tahun ini saya tidak pergi mudik, waktu libur panjang saya habiskan dengan membaca dan kegiatan indor di dalam rumah. Kedengarannya agak membosankan ya tapi untuk orang-orang yang sulit membagi waktu untuk membaca, waktu libur jadi momen yang pas untuk menyicil buku-buku yang dianggurkan di penyimpanan.

Saya agak miris kalau melihat buku-buku yang menatap melas kepada saya setiap kali saya melewati mereka tanpa sedikitpun menyapa. Kecepatan membaca saya tidak berbanding lurus dengan kecepatan menumpuk buku. Setelah saya menghitung ternyata sudah banyak judul buku yang saya tunda untuk dibaca. *Langsung membayangkan mereka yang kutimbun di rak*.

Sebagai penebus waktu yang hilang tanpa membaca buku, saya menyusupkan beberapa buku yang akan dibaca selama bulan ke tujuh dalam kalender masehi. Berikut diantaranya ...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...