Memeluk Masa Lalu
Penulis : Dwitasari
Penyunting : Dila Maretiqhasari
Ilustrasi sampul : Naidi Atika
Ilustrasi isi : Musthofa Nur Wardoyo
Pemeriksa aksara : Mia F. Kusuma & Nurul Handayani
Penata aksara : Martin Buczer
Digitalisasi : Rahmat Taani H.
Penerbit : Bentang Belia
Tebal : 132 hlm
Terbit : 2015
Rating : 2/5
Ketika bertemu kembali dengan Cleo di MeetYou, sebenarnya dia hanya ingin minta maaf dan pamit. Raditya hanya ingin gadis itu berhenti mencari tahu tentangnya, berhenti menulis tentangnya, dan berharap gadis itu segera membencinya.
Cleo, selain sedang menyelesaikan kuliahnya di universitas ternama di Depok ia juga seorang penulis fiksi. Menulis sudah jadi bagian dari hidupnya. Tema yang ia angkat dalam ceritanya selalu tentang pria di masa lalunya Raditya. Cleo dan Raditya bertemu saat di perjalanan Cibinong-Yogyakarta. Umur mereka yang terpaut 5 tahun membuat hubungan keduanya sulit untuk dipertahankan. Cleo hanya bisa mencurahkan perasaannya melalui cuitan di sosial media dan tulisan novelnya.
Sebagai seorang penulis Cleo sangat menghargai betul para pembacanya. Ia tidak sungkan untuk berbalas email atau sekedar menyapa di akun media sosialnya. Cleo juga sering menyempatkan diri untuk memenuhi undangan workshop kepenulisan untuk membagi ilmunya pada pembaca. Salah satu workshop yang ia hadiri adalah di Yogyakarta tepatnya di UII Yogyakarta. Saat sesi tanya jawab seorang pembaca mengingatkan Cleo pada keberadaan Raditya saat ini. Entah dimana pria itu berada tapi Cleo masih belum bisa melupakannya. Dan masih berusaha mencari keberadaannya.
Sebuah kebetulan mempertemukan Cleo di sosial media MeetYou. Pria asing yang tidak dikenalinya menanyakan kabar Cleo dan memperkenalkan diri. Tapi begitu Cleo sadar pria itu memiliki kesamaan dengan Raditya ia akhirnya tahu bahwa pria itu memang Raditya. Cleo yang sudah berkomitmen untuk tidak berhubungan lagi dengan Raditya langsung menghapus pria itu dari daftar pertemanannya. Tapi mereka malah bertemu saat perjalanan pulang menuju Cibinong.






