Jumat, 05 Februari 2016

[Blogtour] Giveaway Tiger On My Bed - Christian Simamora



Hay, lagi para quiz hunter dan penikmat buku Christian Simamora :)

Kita sudah sampai di sesi terkakhir blogtour yaitu giveaway. Sebelumnya aku sudah memposting Interview with Author Christian Simamora dan Book Review Tiger On My Bed.

Kali ini akan ada 1 exemplar novel Tiger On My Bed yang akan di berikan untuk peserta blogtour. Di sponsori oleh Twigora, semoga kamu tetap semangat ikut giveaway ini.

"Apa kamu sudah berhasil menang giveaway ini di salah satu host blogtour TOMB sebelumnya?" Belum.
"Sudah pernah baca salah satu novel Christian Simamora?" Belum juga.

Kalau begitu ini kesempatan terbaikmu untuk mendapatkan novelnya di sini. Mari di simak dulu syarat dibawah ini.




Book Giveaway
5 - 12 Feb 2016

1. Follow blog Booch Consultant via Google Friend Connect (GFC)
2. Follow akun Twitter @Jeruknipisanget ,Twitter penulisnya,  @09061983 dan penerbitnya @twigora 
3. Promosikan giveaway ini melalui tweet dan jangan lupa mention ketiga twitter di atas dengan hashtag #TigerOnMyBed
2. Tinggalkan komentar di Book Review Tiger On My Bed.  Isi komentar boleh mengenai isi buku, photo challenge maupun kesan-kesanmu selama ikutan giveaway. 
4. Tuliskan di bagian komentar dibawah ini: Nama, E-mail / akun Twitter, dan jawaban untuk pertanyaan: "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"
Pengumuman pemenang akan di umumkan tepat 14 Ferbruari 2016. Pemenang dengan jawaban terbaik dan komentar paling seru akan mendapatkan 1 exemplar novel Tiger On My Bed.
  Cheers :)

 
Good luck




Host Blogtour List

22 Januari
Martina Sugondo
https://glasses-and-tea.blogspot.co.id/

23 Januari
April Silalahi
https://duniakecilprili.blogspot.co.id/

24 Januari
Rizky Mirgawati
https://rizkymirgawati.blogspot.co.id/


26 Januari
Sri Sulistyowati
https://www.kubikelromance.com/

27 Januari
Aya Murning
https://murniaya.wordpress.com/

28 Januari
Rany Dwi Tanti
https://mizukeume.blogspot.co.id/

29 Januari
Frida Kurniawati https://kimfricung.blogspot.co.id/

30 Januari
Oktabri Erwandra https://setopleskata.wordpress.com/

31 Januari
Asri Rahayu MS
https://peekthebook.blogspot.co.id/

1 Februari
Luckty Giyan Sukarno
https://luckty.wordpress.com/

2 Februari
Shen Meileng
https://thecutegeek.blogspot.co.id/

3 Februari
Anastasia Cynthia Tanawi
https://janebookienary.wordpress.com/

4 Februari
Mellisa Assa
https://mishapink.blogspot.co.id/

5 Februari
Athaya Irf
(You are here ^^)

Baca juga,
Interview with Author Christian Simamora 
Book Review Tiger On My Bed - Christian Simamora

30 komentar:

  1. Hallo mbak ikutan yaa...

    Seseorang yang sudah menyakitiku di masa lalu datang kembali, apa yang akan aku ungkapkan?

    minta maaf. setiap orang melakukan sesuatu pasti punya alasan, pun dia yang menyakiti aku pasti punya alasan. hal sekejam perselingkuhanpun pasti punya alasan kenapa ia berselingkuh. jadi hal pertama yang akan aku ungkapkan adalah kata maaf telah membuatnya melakukan sesuatu yang menyakitkan. mungkin aku punya kekurangan yang tidak bisa ia terima.

    lalu ungkapan selamat, karna ternyata seseorang itu cukup/sangat berarti sampai mampu menyakitiku hatiku.

    setelah itu baru aku ungkapkan rasa kecewa. kecewa karna dia lebih memilih menyakitiku dari pada baik-baik membicarakan dan menyelesaikannya.

    berikutnya adalah kesempatan kedua, setiap orang berhak diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan selama itu masih memungkinkan.

    rati pramita
    @ratipramita
    ratipramita@gmail.com

    BalasHapus
  2. Nama: Yuliani
    Twitter: @yulianipatty

    "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"

    Huft! pertanyaannya berat banget><

    Mungkin yang pertama kali yang aku lakukan ketika dia datang lagi aku tidak akan menyapa terlebih dulu dan sebisa mungkin melupakan segala tentangnya. Aku tidak akan menghindar kok. Buat apa? Itu hanya membuatku terlihat rapuh didepannya (jika aku dan dia berpapasan). Aku juga tidak akan membalas segala yang pernah dia lakukan ke aku, menyakitiku. Karena jika aku membalas menyakitinya aku akan sama saja seperti dia. Dan jangan tanya kenapa! Karena aku tidak mau seperti dia. Aku bisa mencari kebahagian bersama orang lain. Buat apa bersedih karena seseorang yang sudah jelas-jelas menyakitiku apalagi menyesal. Aku juga akan mengatakan padanya, bahwa aku sangat bisa hidup tanpanya. Hidup yang lebih baik, karena bersama dengan orang yang sudah menyakitiku tidak akan ada lagi harapan. Terakhir, aku akan mengatakan rasa terima kasihku. Sebab luka yang sudah dia torehkan, membuatku akan berhati-hati lagi mencari pendamping yang pantas untukku nanti. Selepas itu, aku berbalik badan dan tidak akan pernah melihat kearah dia berada. Tidak akan pernah.

    Wish me luck :^)

    BalasHapus
  3. Nama: Wika Agustina
    Email: wikaagustina22@yahoo.com
    Twitter: @agstnwika

    Pertanyaan ini bukan cuma sekedar pertanyaan sebuah kompetisi. Tapi pertanyaan ini sudah saya alami sekitar 2 minggu yang lalu. Seseorang yang saya cintai di masa lalu, sekaligus orang pernah menyakiti saya, hadir kembali di hidup saya. Dan sungguh diluar dugaan dia akan kembali lagi di kehidupan saya karena kami sudah dua kali lost contact. Semenjak putus, saya mengalami masa-masa berat dimana saya belum bisa menghapus bayangnya dari benak saya namun juga rasa sakit yg dia beri untuk saya yg menjadi penyebab hubungan kami berakhir. Dan saat itu, dia mengirimkan sebuah pesan di salah satu media sosial dan mengungkapkan kekecewaannya karena sempat saya blokir. Dan dari sekian panjang isi pesan dia meminta maaf dan sedikit mengungkit masa lalu yg menyebabkan kami putus, saya hanya menjawab dengan satu kata. BASI. Itulah kata yg pertama kali saya ungkap kepadanya. Dia menjawab, "aku cuma ingin tau kabar kamu". Sontak aku kesal dengan pernyataan seperti itu dan kembali menjawab, "apa pedulimu tentang kabarku? Bukannya kamu seharusnya sudah tau bagaimana kabarku setelah kamu berhasil nyakitin perasaan aku? Dan tidak usah pura-pura bodoh kenapa aku blokir akun kamu. Pergi sejauh mungkin dan jangan pernah balik lagi".
    Itu tadi sedikit ungkapan kekesalan dan kekecawaan saya pada mantan kekasih saya yang beberapa minggu lalu kembali hadir dalam hidup saya. Saya sadar ucapan saya sangat kasar, namun hanya itu yg bisa saya balas untuknya dan sama sekali tidak terbesit pikiran untuk balas dendam. Karena bagaimanapun dia pernah mengisi hati saya meskipun pada akhirnya dia yang menyakiti hati saya juga.

    BalasHapus
  4. Nama: Emma
    E-mail: amrelisha(at)gmail(dot)com

    akun Twitter: @EmmaNoer22


    pertanyaan:
    "Seandainya seseorang
    yang telah menyakiti
    perasaanmu di masa lalu
    datang kembali, apa yang
    akan kamu ungkapkan
    padanya?"

    Jawaban: pertama jika kedatangannya lagi dengan cara bertemu langsung, aku akan tersenyum padanya. Sesakit apa dulu dia menyakiti perasaanku, itu adalah masa lalu ketika dia datang lagi maka aku akan tersenyum padanya, kemudian jika kami punya kesempatan mengobrol maka aku akan mengungkapkan bahwa dulu kita pernah bahagia bersama meski diakhiri dg tidak baik dan tidak bertahan sampai sekarang, aku hanya akan bilang "apa kamu bahagia sekarang?"

    Kedua jika kedatangannya lagi hanya lewat pesan chatt atau via telepon mungkin aku akan berbasa-basi dulu sebelum berkata, "adalah masa lalu saat aku dan kamu pernah bahagia, meski berakhir buruk. Apa sekarang kamu bahagia?"

    Biasanya kalimat 'kamu bahagia?' ini kata mujarab untuk mengekspresikan ketidaksukaan atau kepedulian seseorang pada orang lain tergantung nada dalam pengucapannya. :)

    BalasHapus
  5. Nama : Yunita P. Utami
    E-mail : udonkuma.nie@gmail.com
    twitter : @udonkuma
    Link Share :https://twitter.com/udonkuma/status/695949300275097600


    "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"


    Pengakuan, semua unek-unek di hati mau itu marah, kecewa, sedih, bahkan mungkin upaya memaafkan. Tapi andai itu masa lalu. Mau sesakit apa pun, sebesar apa pun perbuatan yang telah dilakukan si... sebut saja Budi, semuanya sudah jadi masa lalu. Harus ada upaya berbaikan dengan diri sendiri yang mungkin sudah jadi orang paling nyebelin sedunia untuk orang-orang di sekitar. Soalnya, seringnya kita jadi orang sok tersiksa sejagat raya padahal orang di sekitar kita juga merasakan sakit yang kita rasain juga.

    Let past stuck in past. Because he never be my present or future. Nyalahin dia sekarang cuma bikin pusing kepala. Mending cari kebahagiaan lain dari nyari sakit kepala :)

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Nama : M. Sulhan Habibi
    twitter : @SulhanHabibi
    email : soulhahnmail [at] gmail.com

    "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"

    Simpel sih. Sesakit apapun perasaan semua itu gak ada gunanya lagi untuk disesali, balas dendam, sedih, marah, atau apapun perasaan itu.
    Hal yang akan aku katakan cukup sngkat, yaitu :

    "Aku memaafkanmu. Kita baik-baik saja. Terima kasih."

    dan selanjutnya tentu saja melanjutkan hidup. Mungkin dia bingung dengan kalimat "aku memaafkanmu", tapi biarlah dia berpikir sendiri tanpa perlu dijelaskan akan sakit hati yang dulu kita rasakan karena mengungkapkan semua kekecewaan sama saja dengan menabur garam di luka yang basah.
    Hidup ini terlalu indah jika hanya untuk diisi dengan kesedihan, apalagi masa lalu.

    Terima kasih...

    BalasHapus
  8. Noni Rosliyani
    email: noni_rosli@yahoo.com
    twitter: @nonirosliyani

    Kalau dia datang kembali...? Hhmmm.... jujur ya, mungkin akan berusaha menghindar. Bukan kenapa-napa, tapi bingung harus bilang apa. Itu sudah lama, hati ini sudah pulih, sudah melupakan, sudah move on, dan sudah ditempati orang lain yang lebih baik. Takut aja kalau memberi ruang untuk dia datang, sesedikit apapun, ternyata bakal melebar dan dia benar-benar masuk kembali ke masa sekarang.

    Tapi, menghindar bukan jalan terbaik juga sih. Bukankah silahturahmi bahkan dengan mantan tetap harus dijaga?

    Maka saya akan berkata... Sudahlah, itu sudah lama. Saat itu yang salah bukan cuma kamu, tapi juga aku. Kita masih sama-sama muda, egois, dan tidak mau mendengarkan. Kita dulu tidak memikirkan hubungan kita secara lebih luas dan jauh. Kita terlalu egois memikirkan keinginan diri sendiri, terlihat keren di mata orang lain. Tapi sudahlah... semua sudah berlalu. Dari situ kita sudah sama2 belajar menjadi pribadi yg lebih baik lagi. Buat keluarga kita, buat pasangan kita masing-masing, juga buat diri kita sendiri juga. Salam untuk calon istrimu ya... :)

    BalasHapus
  9. Nama :siti nuryanti
    Twitter :@NelyRyanti
    Email: sitinuryanti@yahoo.com

    Jawaban
    Kl boleh memilih lbh baik menghindar ga ketemu. Tapi kl terpaksa ketemu saya juga bingung mau ngomong apa. Mungkin aku bilang "hai...apakabar?"..
    Karena aku pasti akan canggung ngobrol sama dia..lagipula semakin aku ngobrol akan membuka luka hatiku. Jadi berpura2 aku baik baik saja..biar segalanya juga terlihat baik2 saja. Karena aku ga suka menyimpan dendam. Aku sudah memaafkan..bukan berarti luka hati bisa bener2 sembuh..walaupun kecil pasti masih ada perasaan kecewa. Tapi karena sekarang saya juga sudah bahagia..jadi tidak perlu mengungkit masa lalu

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. Ten | @ten_alten | regulus_noel@yahoo.com

    "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"

    >>
    Aku akan bertanya padanya apakah kini dia bahagia?
    Kemudian akan kukatakan padanya kalau aku sudah bahagia. Terima kasih karena udah memberikan manis-pahitnya apa cinta.

    Darinya, aku jadi belajar untuk lebih berhati-hati memberikan perasaanku pada seseorang. Kalaupun pada akhirnya aku memberikan hatiku pada seseorang, aku tidak akan memberikannya 100 persen, akan kuberikan padanya maksimal 50 persen. Kenapa? Karena jika aku terluka dan kehilangan 50 persen itu, maka aku masih bisa bangkit dan mudah mengobati 50 persen hatiku yang terluka.. :D

    Darinya pula aku belajar apa itu arti mencintai dan dicintai. Walau bagaimanapun, dia pernah mengisi hati dan masa laluku. Memang memaafkan bukan berarti melupakan. Tapi, hanya mengingat kejadiannya tanpa rasa sakitnya kan lebih baik. :D Karena aku bahagia, aku juga berharap dia bahagia. :D

    Memang masa lalu (kisah kami) itu tidak berakhir bahagia, tetapi karenanya juga kan aku pernah merasakan bahagia? Biarlah kisah itu menjadi coretan warna yang menghias kanvas hidupku. Nggak serukan kalau di 'kanvas'ku cuma ada satu warna? Mari berbahagia.. ^^/

    BalasHapus
  12. Nama: Puji P. Rahayu
    Twitter: @Purahayu
    Email: prahayu.pr@gmail.com

    "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"

    Apa yang akan aku ungkapkan?
    "Halo. Apa kabar?"
    Memang sih, banyak banget yang bakal menjawab kata maaf. Tapi, aku ini orangnya realistis aja. Kalau udah disakiti, memaafkan orang tersebut nggak akan mudah. Forgiven but not forgotten? Mungkin agak tepat. Yang pasti, kalau bertemu dengan orang yang pernah menyakiti kita, otomatis kita akan memulai dari awal. Dalam artian, kita sudah jadi stranger lagi. Sulit untuk bisa ngobrol biasa. Pada akhirnya, kita akan mengulang keseluruhan perkenalan. Obrolan basa-basi akan menghampiri.
    Memangnya nggak dosa nggak memaafkan orang lain? Yaa, dosa sih. Tapi, kalau memang begini adanya, mau gimana?

    BalasHapus
  13. Nama: Sasti
    Email: sastye(dot)malory(at)gmail(dot)com
    Twitter: @legitur15

    "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"

    Sebenarnya, kalau dibilang mau ngomong sih males banget ya. Palingan, aku langsung pergi dari situ. Kalau dia ajak ngomong duluan dan segala macem alasan dia kenapa dia berbuat kayak gitu.. (rasanya pasti pengen nabok tapi, ditahan ya pasti). Aku pasti bales, "Sudah kamu ngomongnya? bahagia udah nyakitin banyak orang? Udah.. kamu pergi aja dari sini. Males liat wajah sok mu itu."
    Setelah itu.. pergi deh aku nya :D

    BalasHapus
  14. Nama: Didi Syaputra
    Twitter: @DiddySyaputra

    Sederhana saja. Kalaupun ada yang perlu diungkapkan, Saya hanya akan berkata, "Terima kasih karena telah membebaniku dengan luka dan memberi kesempatan padaku untuk menelaah bahwa kita memang diciptakan tidak untuk bersama."

    BalasHapus
  15. Nama : Nova Indah Putri Lubis
    Email : n0v4ip[at]gmail[dot]com
    Twitter : @n0v4ip
    Link share : https://twitter.com/n0v4ip/status/696611774401892352

    Jika saya bertemu kembali dengan dia yang pernah menyakiti saya di masa lalu, mungkin pada awal bertemu reaksi saya pasti terkejut dan gak nyangka akan ketemu lagi setelah sekian lama tapi setelah itu pasti saya akan berusaha bersikap biasa seperti layaknya bertemu teman lama. Saling bertegur sapa, menanyakan kabar, dan hal-hal biasa lainnya. Itu lah yang akan saya ucapkan ketika bertemu kembali dengannya. Karena bagaimana pun hubungan kami di masa lalu, dia tetap masa lalu saya. Ditambah saat ini saya sudah memiliki seseorang disamping saya, itu artinya ada hati lain yang harus saya jaga. Selain itu tidak menutup kemungkinan, kalau dia juga sudah punya seseorang disampingnya. Jadi saat bertemu, saya akan tetap bersikap biasa agar orang-orang disamping saya maupun dia tidak ada yang salah paham... :)

    Terima kasih Aya... ^^

    BalasHapus
  16. Nama: Adawiyah Surastika Tawulo
    E-mail: biblionervosa@gmail.com
    Twitter: @biblionervosa

    Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanku di masa lalu datang kembali, saya pasti sudah bisa melupakannya dan menganggapnya seperti orang asing. Jadi, saya bisa dengan enteng berkata, "Hai! Kabarku baik, tidak usah bertanya. Saya terkejut kamu punya nyali sebesar ini untuk menemui saya lagi tanpa pernah meminta maaf atau memastikan saya baik-baik saja. Kau benar-benar lelaki yang mengagumkan. Semoga lain kali, kau beruntung dengan perempuanmu yang lain. Kita tidak akan pernah bisa berteman lagi jika itu tujuanmu kembali. Hiduplah dengan lebih baik setelah ini. Semoga kita tidak pernah bertemu lagi."

    BalasHapus
  17. Hapudin
    @adindilla
    "mau jawaban yang biasa aja atau yang ekstrim. sebenarnya saya sendiri kalau sama mantan yang udah nyakitin terus datang lagi, saya bakal senyum seolah-olah gak pernah terjadi apa_apa. soalnya saya gampang melupakan kesalahan orang. tapi saya punya versi drama nih. asli temen saya pernah lakuin dan saya pengen lakuin tapi g berani.

    yang biasa aja. pas dia bilang "hai, lg apa" saya akan jawab "cih! najis!"

    yang ekstrim. pas dia bilang kayak di atas. saya ludahin. terus bilang "amit-amit"

    temen saya pernah lakuin ini dan saya pengen banget lakuin.

    versi saya. kalo dia bilang "lg apa"
    saya jawab jujur. "lg baca novel. knapa?"
    "ketemu yuk. kangen."
    lama bakal mikir. tapi akhirnya "oke"

    susah buat saya benci mantan.. gimana juga mantan pernah jd kenangan indah. dan kesalahan kemarin pernah membuat saya lbh pinter soal menilai orang..

    mantan gak mesti harua dibenci bukan?

    BalasHapus
  18. Nama : Nurhidayanti
    E-mail : yantinurhida99@gmail.com
    akun Twitter : @CallMe_Yanti

    "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"

    Kenapa kamu baru menemui saya sekarang? Kenapa nggak dari dulu aja? Karena saya sudah lama ingin mengatakan ini ke kamu, biar hati saya lega. Kamu , orang yang udah bikin perasaan saya kacau, nggak menentu, dan udah tiga tahun ini saya mencoba move on dari kamu, saya pikir saya sudah berhasil, saya sebenarnya gengsi mengakui ini ke kamu bahwa setiap kali saya sedang tidak memikirkan apa-apa, saya tiba-tiba teringat kamu, saat hujan dan mendengar lagu-lagu yang dulu sering saya dengar saat bersama kamu saya jadi kepikiran kamu, kadang saya masih suka ingat kenangan-kenangan kita yang dulu, tapi kadang saya juga merasa marah,kesal, benci, sedih dan dada saya sesak atas apa yang kamu perbuat ke saya, setengah hati saya, saya menyesal telah bertemu kamu dan kenapa saya harus bertemu dan mengenal kamu, orang yang membuat saya sulit move on dan sedih berkepanjangan, membuat saya tidak bisa memikirkan pria lain, saya marah ke diri saya sendiri mengapa saya masih tidak bisa melupakan kamu meskipun kamu sudah mengkhianati saya dan mengkhianati semua janji yang pernah kamu ucapkan. Saya yakin ada alasan mengapa Tuhan mengirimkan kamu dalam hidup saya, meskipun kamu pernah meninggalkan luka di hati saya, tapi saya sadari cara terbaik untuk melupakan kamu adalah saya harus memaafkan kamu dan memaafkan diri saya sendiri. Kalau saya beruntung, mungkin saya bisa seperti Talita Koum Vimana yang menemukan seorang rebound seperti Jai , laki-laki baik yang jauh lebih baik dibandingkan kamu. Laki-laki yang mungkin bisa menyembuhkan trauma saya akan cinta dan membuat saya melupakan kamu selamanya. Bagaimanapun terima kasih sudah pernah hadir di dalam hidup saya dan pernah mengisi hari-hari saya dengan penuh warna, semoga kini kamu bahagia dengan wanita yang menjadi kekasihmu sekarang. Dan saya akan mencari kebahagiaan saya sendiri bersama orang yang tulus mencintai saya dan tidak akan pernah mengkhinati saya.

    BalasHapus
  19. Nama : Veny
    Email : himurasora@yahoo.co.id
    Twitter : @yutakaNoYuki

    Kalau rasa sakit di dalam hatiku masih ada ya aku pasti akan mengungkapkan rasa sakit hati kepada orang itu. Sekedar untuk pelampiasan aja dan supaya gak menyimpan dendam nantinya.
    Tapi kalau rasa sakit hati itu udah gak ada ya aku akan slow aja kalau ketemu sama orang yang udah menyakitiku. Anggap aja angin lewat yang meski terasa tapi gak perlu dianggep lagi, hahaha ...

    BalasHapus
  20. Wulan Aulia zahra
    @GaemgyuGDG

    "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"

    Aku sedang mengalaminya saat ini,dan belum bertemu dan berusaha untuk jangan bertemu dulu,sebelumnya aku selalu berharap dia mencariku dan menemukanku sehingga ia meminta maaf apa yang telah dia lakukan padaku walaupun tidak sepenuhnya salah dia walaupun juga dia selalu menyakitiku.Sudah hampir setahun aki tidak berhubungan lagi dengannya. Aku memutuskan untuk menjauh dan membemahi apa yang sedang aku rasa.

    Hampir setahun,aku cuman bisa ngestalk dia,dan aku mendapat kabar bahwa dia sakit jantung.Awalnya aku tidak merasakan apa apa,namun setelah itu nyeri dalam hatiku timbul walau tidak terlalu parah.Aku tidak tau apa yang akan aku katakan disaat kami bertemu.Namun ada yang ingin aku katakan ke dia bahwa "aku benar-benar jatuh hati pada pesona mu.Aku selalu merindukan mu dan terkadang aku mengingat kejadian lampau.Terkadang aku memimpikanmu dan terkadang aku melupakan mu namun setelah itu wangi tubuhmu memaksaku untuk mengingatmu.Aku mencoba untuk mencari teman yang bisa mengalihkanku dari pesona mu disaat kita bertemu pertama kalinya. Namun,tidak ada gunanya aku melakukan itu.Terkadang aku menikmati kerinduan itu walaupun masih terdapat kepedihan dalam hatiku. Disaat aku benar benar mulai membuka hatiku supaya kamu bisa keluar lalu menutupnya kembali,kamu menggedor nggedor dengan memaksa untuk membukanya kembali.Aku tidak tahu apa motifmu kembali dalam hidupku.Kamu tahu bahwa aku masih mencintaimu tetapi rasa cinta itu telah aku timbun entah kemana dan meninggalkan rasa rindu.Dan rasa rinduku telah berlalu menjadi sebuah kenangan indah dan kepahitan dalam sejarah cinta ku untuk kali ini.Aku tahu aku berlebihan aku mencintaimu sungguh,namun itu beberapa waktu yang lalu.Dan sekarang,kamu hadir.Aku telah berjanji pada diriku sendiri,disaat aku bertemu dengn mu maka itu perpisahan bagi kita dan penutup sebagai segalanya.Terimakasih untuk menemuiku dan luka yang kamu taruh dalam hatiku itu telah terobati selama kita tidak bertemu. Namun aku hanya akan mengakhiri semua ini dengan aku menyayangi mu sebagai abng angkat terbaikku walau kita tidak akan menjadi seperti yang dulu."

    BalasHapus
  21. Nama: Rhena Indria H
    akun Twitter: @indriaHR
    Jawaban:

    "Seandainya seseorang yang telah menyakiti perasaanmu di masa lalu datang kembali, apa yang akan kamu ungkapkan padanya?"

    Tergantung seberapa sakitnya dahulu ia menyakiti saya. Dan respon itu tergantung pula bagaimana perasaan saya saat ini, maksudnya mungkin saja saya masih mengingatnya karena sakitnya yang ia berikan. Namun, menurut saya, tidak perlulah saya harus membalas perbuatannya juga apalagi jika itu terjadi di masa lalu. People changes. Nggak ada yang nggak mungkin, bisa aja dia sekarang sadar akan apa yang ia lakukan pada saya di masa lalu. Lagian, saya lebih suka menyebutnya 'take and give' apa yang dia dapatkan sekarang adalah apa yang ia beri.
    Saya nggak perlu susah payah membuang tenaga hanya untuk membenci dia, nggak ada gunanya. Karena semua perbuatan ada balasannya juga kok, tanpa harus kita dengan tangan kita sendiri yang balas. So, kalau saya ketemu dia, saya akan memperlakukannya seperti teman lama yang sudah lama saya tak temui. Masalah rasa sakit yang dahulu saya rasakan, biarkan saja. Toh, saya bukan tipe orang yang suka nyimpen marah lama-lama. Apalagi sakit itu akan hilang sendirinya kok terkikis oleh waktu. Semakin lama waktunya, semakin hilang rasa sakitnya. Respon saya kepadanya adalah menyambut kembali kedatangan dirinya, tersenyum, membuka lebar-lebar pintu maaf saya, dan siap menyambut hari hari baru dengan ia yang lama tak kembali :)

    BalasHapus
  22. Esti
    @estiyuliastri

    Ini yg bakal ku lakuin kalo ketemu seseorang di masa lalu yg uda nyakitin aku:

    Aku bakal masang wajah santai, tanpa emosi, namun akan ku-ungkapkan semua unek-unekku dgn sindiran halus dan senyum manis, "Hay, kamu sehat? Kemana aja kog baru nemuin aku? Slama ini gak kangen sama aku ya? Kamu tau sekarang? aku lagi happy banget.. Aku uda ketemu cowok yg beneran cowok. Gentle. Gak abal-abal kayak mantan aku tuh, yg suka pecicilan tebar pesona, tukang bohong, tukang minta-minta isiin pulsa. Tapi sekarang uda enggak, sekarang sempurna banget hari-hariku...", sambil tersenyum lebar & ngeluarin hape, buka menu BBM, dan nunjukin sticker emoticon "BIG SMILE" ke muka dia.
    "Ini aku yg sekarang :) Makasi ya sayang, uda nyakitin aku". Lalu aku melangkah pergi, dan aku berani jamin, dia pasti melongo.

    Karna cowok model dia ini, kalo aku meluapkan emosiku dengan penuh amarah & rasa kesal, dia malah ketawa kegirangan dlm hatinya, karna merasa berhasil bikin cewek klepek-klepek, nangis, dan marah demi dia.
    Jadi mending aku ambil sikap santai aja :D

    Trimakasi kak, smoga beruntung kali ini

    BalasHapus
  23. Bintang Permata Alam | @bintang_ach
    .
    Sebenarnya aku ingin menjawab 'tidak. Orang yang menyakitiku di masa lalu tidak akan kembali'. Namun, apa boleh buat, pertanyannya 'seandainya', jadi terpaksa aku berandai menjawabnya.
    Apa yang ingin aku katakan?
    TIDAK ADA.
    .
    .
    Waktu terlalu mahal, satu detik yang kita lalui saja tidak bisa terbayarkan meski itu dengan uang berjuta-juta sekalipun.
    Aku bicara dengannya sama saja aku kembali membuka luka lama. Kembali menyeruakkan kesedihan dan kekecewaan. Waktuku sangat tidak akan berharga hanya untuk menyakiti diriku sendiri dengan membuka luka lama itu
    Kita hidup di dunia nyata, bukan dunia dongeng yang apa saja bisa terjadi (semustahil apapun itu). Bibir kita bicara, tangan kita bergerak, atas kehendakNya. Apapun yang terjadi pada kita, sudah menjadi kodrat sang Kuasa. Jadi tidak mungkin apabila kita mengambil alih kuasa itu hanya untuk memaju mundurkan waktu lalu bergegas menghapus luka lama di masa lalu.
    Jika ada yang berpikiran bisa seperti itu, aku sarankan ayo bangun. Dunia khayal hanya akan membuatmu terkekang. Terkekang oleh semua keinginan yang mustahil untuk kamu wujudkan.
    Lagi pun, bukankah Sang Kuasa tidak ingin membuat hambaNya tersiksa?
    Jadi, aku rasa diam lebih baik. Daripada banyak bicara, sok akrab, namun di balik itu, luka yang sudah lama kita tutup rapat, kembali terbuka lebar? Kamu sama saja bunuh diri.
    Haha, tapi maaf. Aku tak sebodoh itu.

    BalasHapus
  24. Khoyul
    Jukhoyul@gmail.com
    @Jkhoyul

    "Aku sakit waktu kamu pergi, tapi sekarang sudah baik. Aku sudah memaafkanmu yang berarti merelakan kepergianmu, juga tak berharap kau kembali. Kalau kamu datang untuk berteman, it's fine. Namun kalau kamu kembali untuk bersama, tidak, Terima kasih."

    BalasHapus
  25. Eris Andriani
    ayaseyis@gmail.com
    @RizAnNie88
    Jawaban:

    Jawabannya simpel. Tidak ada yg perlu ku ungkapkan, karena mau bagaimanapun itu hanyalah masa lalu. Dan tidak baik juga mengungkit.ungkit masa lalu yg buruk, karena hal itu hanya akan menyebabkan aku jadi teringat oleh kenangan pahit yg sudah lama ku kubur dalam.dalam. Jika aku mengungkapkan tentang rasa penyesalan maupun amarah ku dimasa lalu kepadanya sekarang, itu hanya akan membuat perjuangan ku untuk move on menjadi sia.sia.
    Aku akan bertingkah sewajarnya saja, layaknya bertemu seorang teman lama. Sekedar mengobrol biasa dan tidak perlu lagi mengungkit masa lalu.
    Yang berlalu biarlah berlalu mari kita buka lembaran masa depan yg baru. Hehe

    BalasHapus
  26. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    rinspiration95@gmail.com

    Mungkin pada awalnya aku akan merasa emosi ketika dia datang lagi, pasti ada pikiran negatif yang terlintas. Tapi seiring berjalannya waktu, perasaan itu akan berubah. Jadi gak emosi lagi, lebih mengikhlaskan semuanya yang telah terjadi.
    Bertemupun rasanya canggung dan tidak bisa akrab lagi tapi aku akan mencoba menjalin hubungan baik dengannya, bagaimanapun sikapnya padaku dulu.
    Ungkapan terima kasih selalu tepat diungkapkan kepada siapapun atas hal yang telah dilakukannya. Kami pernah bersama, melewati banyak moment bersama tapi pada akhirnya tidak sejalan dan berpisah. Bagaimanapun juga aku pernah memilih bersamanya, aku mendapat banyak pelajaran bersamanya. Dia adalah orang yang dikirimkan Tuhan untuk mendewasakanku. Meski caranya tidak mengenakkan, tapi tujuannya sangat baik :)

    BalasHapus
  27. Nama: Muthia B
    Email: muthia_batari@yahoo.com
    Twitter: @tiarizee
    Link Share: https://twitter.com/tiarizee/status/698112334787584000

    Aku akan mengatakan; ‘’Hai. Izinkan aku mengucapkan rasa terima kasihku kepadamu, orang yang pernah sangat kusayangi. Terimakasih sudah pernah membuatku seperti orang gila kasmaran yang membuat nyanyian jangkrik seakan melodi paling indah yang pernah kudengar, terimakasih sudah pernah membuat hidupku menjadi manis dan penuh dengan warna layaknya es campur, terimakasih atas karyamu yang membuat langit yang kupandang seperti dipenuhi pelangi dengan lumba-lumba yang bermain disana, terimakasih sudah mengenalkanku dengan rasa manis-asam-asin-pahit dalam jatuh cinta, terimakasih sudah pernah membuat tembok kamarku penuh dengan hasil goresan kuku-ku karena kau tak kunjung membalas pesan,terimakasih sudah pernah membuatku menangis, dan terimakasih sudah menyadarkanku bahwa kau dan diskon akhir tahun itu sama, sama-sama layak untuk dikejar. Walaupun pada akhirnya aku tak memilikimu, aku merelakanmu. Aku tidak ingin berdusta kalau aku disini baik-baik saja. Namun tak apa, aku akan mencoba berdamai dengan hatiku dan waktu sudah memberikanku izin untuk memakainya lebih lama.’’

    BalasHapus
  28. nama : Umi Marfa
    twitter : @umimarfa
    email : umi.marfa@gmail.com

    Ajak ngopi. Traktir sekalian biar greget. Lalu tanya?

    "Kamu, setelah sekian tahun kita lost contact, apa ada yang mau diomongin sama aku."

    Terus ngobrol

    Terus aku bilang

    "Terimakasih, atas waktu bersama kita dulu. Aku seneng, maaf mungkin aja dulu aku sering ngecewain kamu. Aku doakan kamu sekarang bahagia, dan bisa ngeraih mimpi."

    Udah. Meskipun dulu pisah baik-baik, iya ini diambil dari pengalaman, namun, rasanya perlu ada yang diselesaikan dengan ngobrol. Iya, saling memaafkan, bukan hanya memaafkan dengan dia, namun diri sendiri, setelah sekian lama susah move on.

    BalasHapus
  29. Nama : Agatha Vonilia Marcellina
    Email : agathavonilia@gmail.com
    Akun twitter : @Agatha_AVM

    "Apakah kamu bahagia?" Aku berharap kamu bahagia dengan pilihanmu. Aku minta maaf karena saat ini aku masih membencimu. Aku tidak ingin bertemu kembali denganmu. Berjanjilah tetap menghilang dari kehidupanku. Kau tidak pantas merangsek masuk ke dalam kehidupanku. Bagiku, kau adalah masa lalu dan selamanya akan tetap menjadi masa lalu. Past is the past. Pergilah ...

    BalasHapus

Appeciate with my pleasure.

~ VS

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...