Minggu, 27 September 2015

Book Review: In A Blue Moon - Ilana Tan




Rate: 4/5
Reaksi Singkat; Kenapa sesingkat ini ... Lucas Ford you're so ... undescrable
Penulis: Ilana Tan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: April 2015
Tebal: 320 hlm
Sinopsis: Goodreads

"Permintaan maaf tidak akan mengubah apa yang sedang terjadi. Tidak akan menjadikan semuanya baik-baik saja" - Sophie Wilson, hal 41



Semua orang mengagumi Lucas Ford, semua orang tahu siapa dirinya. Dia pria yang mapan, peraih medali Michelin dan kepala restoran Ramses. Tapi tidak bagi Sophie Wilson. Mungkin pria itu memang hebat tapi jika seluruh dunia tahu hal buruk apa yang telah Lucas lakukan di masa lalunya mungkin dia tidak akan dianggap sehebat itu.

Di pesta pernikahan Tyler Wilson menjadi pertemuan pertama mereka setelah sepuluh tahun lalu Sophie pindah sekolah. Bukan kesan baik yang diterima, Sophie kian membenci pria itu saat ingatan tentang masa lalunya terulang kembali. Tapi Lucas yang ada di depan matanya berbeda dengan Lucas yang dulu dikenalnya sepuluh tahun lalu. Apakah Sophie akan terus membencinya seperti ini?

"Apakah kau tahu hanya ada garis tipis yang memisahkan perasaan benci dan cinta?" - Lucas Ford, hal 100
Meskipun usianya sudah sepuh Gordon Ford  tetap menginginkan Lucas menikah dengan gadis yang diinginkannya. Sophie Wilson tidak menerima begitu saja perjodohan itu. Dengan segala cara Lucas berusaha menebus kesalahan di masa lalunya kepada Sophie dan diam-diam mencari cara agar membuat gadis itu terkesan hingga akhirnya bersedia untuk mengenal lebih baik pria itu.

Hari-hari berlanjut dengan pertemuan-pertemuan Lucas dan Sophie yang tidak disengaja dan hal-hal romantis yang membuat Sophie berdebar-debar tak karuan. Apakah Sophie akan membuka hatinya untuk Lucas? Bahkan di saat cinta dari masa lalunya mengahrapkan dirinya kembali merajut cinta yang telah berlalu?

"Aku bersedia melakukan apapun agar kau tetap berada di sisiku bersamaku, selama kau kau juga menginginkan hal yang sama". - Lucas Ford, hal 289

Kembalinya Si Penulis Misterius


Setelah Sunshine Becomes You membuat guncang hingga semua orang tak bisa melupakan si tokoh utama, penulis hadir dengan tema cerita yang segar dan menghibur. Masih dengan gaya bercerita orang ketiga, pembaca diminta menghadapi kenyataan bahwa di zaman yang canggih bahkan di kota New York sekalipun masih ada perjodohan.

Lucas tidak menyangka kakeknya akan segigih itu menjodohkannya dengan Sophie.Tetapi Sophie masih membencinya. Di lain tempat Miranda mengharapkan pria itu, menyukainya walau terkesan hanya memanfaatkan. Model cantik yang telah lama bersama dengan Lucas nyatanya tidak membuat perasaan Lucas berubah untuk mencintainya.
"Di dunia ini memang ada orang-orang yang tega dengan sengaja menyakiti orang lain demi menyelamatkan diri sendiri" - Sophie Wilson, hal 59

"Apakah apabila seseorang tertarik padamu berarti kau juga harus tertarik padanya?" - Lucas Ford, hal 304

Cerita yang cukup seru dan membuat kita tak bisa berhenti tersenyum dengan dialog yang alami dan membuat hati gemas antara Lucas dan Sophie. Kuberi nilai 9 untuk kebaikan hati dan tingkah romantis Lucas, dia sangat mengingatkanku dengan Denny Jo di novel sebelumnya yang tidak kalah membuat hati mabuk kepayang.

Ada beberapa dialog yang maknanya hampir sama atau bahkan diulang dari novel tetralogi empat musim. Sentuhan dialog dan penuturan latar yang sangat rapi membuat kita terkenang dengan lembutnya seorang Kazuto dan sisi romantis Denny Jo. Sosok Lucas Ford menjadi nilai lebih untuk novel ini.

Sangat di sayangkan tema yang diangkat cukup klasik dan memang sedang booming diantara novel pernikahan lainnya. Kuakui menjelang beberapa bab sebelum cerita berakhir jalan cerita semakin mudah ditebak. Sangat berbeda dengan gaya menulis di buku-buku sebelumnya yang cukup mengejutkan dan punya alur yang kompleks. Buku ini jadi terasa ringan dan kurang memberi sentuhan luar biasa.

Akan lebih baik jika buku ini diperluas konfliknya karena ada banyak tokoh ketiga lain yang hadir dalam cerita. Sosok Adrian Graves hanya ditampilkan sedikit, padahal keberadaannya sebagai mantan bisa membuat cerita ini tidak terkesan datar. Kehadiran Miranda juga kurang maksimal padahal sebagai wanita yang menyukai Lucas aku mengharap dia bisa lebih banyak diungkap. Tapi semua itu tetap tidak mengurangi nilai lebih buku ini. Lucas dan Sophie saling melengkapi.
"Tidak merasa percaya diri tidak berarto ia tidak bisa berpura-pura bersikap penuh percaya diri" Sophie W, hal 306

Kali ini penulis sukses nyampaikan pesan kepada setiap pembacanya bahwa setiap orang berhak untuk memaafkan dan memberikan kesempatan kedua. Setiap orang bisa berubah menjadi lebih baik jika kita bersedia memberi mereka kesempatan. Kuharap di buku berikutnya akan lebih banyak konflik menarik yang diangkat.

Satu hal lagi, aku sangat setuju dengan perkataan Christina tentang Lucas

"Aku bersumpah Lucas Ford adalah laki-laki paling romantis yang pernah kutemui" - hal 277.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Appeciate with my pleasure.

~ VS

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...